oleh

Pandemi Ganggu Pembangunan Infrastruktur

SUMEDANGEKSPRES.COM– Ketua Komisi IV DPRD Sumedang, Asep Roni mengatakan, adanya pandemi wabah covid-19 yang masuk di Indonesia sejak Maret 2020 lalu, menghambat pembangunan infrastruktur daerah.

Seharusnya, ada sembilan paket pekerjaan pembangunan yang semestinya sudah berjalan. Akan tetapi, karena pandemi covid-19, pemerintah terpaksa menghilangkan sejumlah proyek tersebut.

“Ada sembilan paket pekerjaan dihilangkan, sedangkan lain-lainnya yang berkaitan dengan infrastruktur, dipending,” katanya kepada Sumeks di Gedung DPRD Sumedng, Rabu (17/6).

Namun demikian, Asep  menyebutkan, karena saat ini telah memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), dalam waktu dekat pemerintah berencana akan mulai melakukan pembangunan infrastruktur. “Dengan status AKB, rencananya pada bulan Juli mendatang akan dilelangkan,” sebut Asep.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Sumedang lainnya, Dede Suwarman menambahkan, pandemi covid-19 ini juga turut menghambat sejumlah kegiatan yang masuk ke Rencana Anggaran Pembangunan Daerah (RAPD).

Baca juga :

DPRD Sumedang Buka Penggunaan Anggaran Covid-19

Salahsatu penyebabnya, adalah dengan adanya pemangkasan anggaran yang cukup signifikan selama wabah tersebut bergulir di Kabupaten Sumedang. “Misalnya untuk pembangunan jalan, setidaknya akan mengurangi volume bahkan kualitas jalan tersebut,” paparnya.

Oleh sebab itu, dikarenakan pentingnya infrastruktur jalan saat ini, Dede berharap agar pemerintah dapat memprioritaskan pembangunan jalan bilamana pandemi covid-19 berakhir. “Jika ada sisa anggaran, dan sudah bisa melakukan pembangunan, gunakan kepada pembangunan yang menjadi skala prioritas. Terutama jalan yang mungkin kita lihat sendiri lah. Akses jalan di Kabupaten Sumedang ini saperti apa,” tuturnya. (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed