oleh

Ecek Sebut Erwan Dewa Penolong

Tak Dapat Pelayanan Maksimal di Bandung, Erwan Fasilitasi Pindah ke Sumedang

SUMEDANGEKSPRES.COM – Mantri Sunat sekaligus mantan calon bupati Ecek Karyana terkulai lemas di RSUD Kabupaten Sumedang, Kamis (18/6).

Ecek diketahui telah menjalani operasi berat akibat infeksi usus yang dideritanya beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Ecek sempat memiliki pengalaman tidak menyenangkan saat menjalani perawatan di RS Sentosa Bandung hingga terakhir hari Selasa (16/6) kemarin.

“Disana ketat tidak boleh ada yang masuk. Saya sempat momohon untuk pindah, tapi tidak dikasih karena ada aturannya. Bahkan saya minta satu orang keluarga aja tidak diperbolehkan,” ujarnya kepada Sumeks dengan nada lemah.

Karena tidak merasa nyaman dengan pelayanannya, Ecek pun mencoba untuk meminta bantuan kepada Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan.

Dengan pertolongan dari salah seorang perawatnya, Ecek meminta agar perawat tersebut membantu menghubungi nomor Erwan yang berada di Hp miliknya.

“Saat ternyata nyambung, saya langsung meminta bantuan pa wabup,” sebut Ecek.

Sebagai perawat, Ecek mengaku cukup mengerti dengan kondisi yang dia hadapi. Dimana situasi saat itu, seharusnya dirinya segera mendapatkan tindakan medis untuk segera dioperasi.

Baca juga :

Hadapi Karantina Mandiri, Keluarga Pasien Positif Covid-19 Dapat Sejumlah Bantuan

“Saya disana lima hari, dan menurut saya pelayanan dari rumah sakit itu (RS Santosa, Bandung, red) kurang baik. Ini bukan fitnah, karena saya merasakan sendiri disana,” terangnya.

Beruntung, Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan mau untuk membantu memfasilitasi kepindahan Ecek ke RSUD Sumedang.

“Saya merasa tertolong saat itu. Masalah umur memang kehendak Alloh, cuma saya meyakini perantaranya 99% dari pa wabup. Saya sangat berterimakasih sama beliau,” ungkapnya.

Sementara itu, ditengah cobaan yang dihadapinya, Ecek juga mengaku sangat sedih karena tidak dapat menghadiri pernikahan anaknya.

“Iya, tadinya saya ingin sekali bisa hadiri pernikahan anak,” tuturnya. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

3 komentar

News Feed