oleh

7 Warga Situraja Jalani Swab Test

Beberapa Diantaranya, Keluarga yang Dinyatakan Reactif dari Kota Bandung

SUMEDANGEKSPRES.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang kembali melakukan pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) atau swab test terhadap sejumlah orang di Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, Jumat (19/6).

Pemeriksaan tersebut dilakukan di Puskesmas Situraja. Ada sekitar 7 orang yang menjalani swab test, dan satu diantaranya adalah tenaga kesehatan.

“Ini sebetulnya hanya melakukan screening saja. Salah satu upaya pencegahan,” ujar Kepala Puskesmas Situraja dr. Deti Rahmawati, M.Kes saat dihubungi sumeks.

Selain tenaga medis, Dinas Kesehatan juga turut memeriksa sejumlah keluarga salah-satu warga yang reaktif covid-19 hasil rapid test baru-baru ini.

Warga tersebut diketahui bekerja di Kota Bandung. Sehingga, sebagai antisipasi pihak Dinas Kesehatan langsung melakukan swab test.

“Itu masih reactif, jadi belum tentu hasilnya juga positif. Mudahan saja negatif, kami berusaha untuk mencegah. Oleh karena itu kami lebih yakin untuk diperiksa melalui swab test,” terangnya.

Deti juga menjelaskan, upaya pencegahan yang dilakukan di Kecamatan Situraja terbilang sangat ketat. Oleh sebab itu, hingga saat ini tidak ditemukan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca juga :

Dinkes Lakukan Swab Test Kepada 8 Warga dan 5 Tenaga Medis di Darmaraja

“Disini walaupun sudah masuk AKB, kami tetap menyarankan agar selalu dirumah. Dan satgas Covid-19 Situraja juga selalu woro- setiap pagi, sore dan malam untuk menyosialisasikan protokol kesehatan,” paparnya.

Sementara itu, untuk sejumlah orang yang menjalani swab test, akan langsung melakukan karantina mandiri selama 14 hari kedepan.

“Iya, mereka akan langsung menjalani isolasi mandiri sambil menunggu hasil swab test keluar. Sekali lagi, doakan saja semoga hasilnya negatif,” tuturnya. (bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

3 komentar

News Feed