oleh

Data Susulan Diajukan ke Provinsi

Melalui Program Sapa Warga

SUMEDANGEKSPRES.COM – Warga yang belum terdata bantuan Covid, akan diajukan ke Pemerintah Provinsi melalui program sapa warga. Sehingga, diharapkan warga yang layak mendapat bantuan, seluruhnya bisa terakomodir.

“Dari pendataan ulang, ternyata masih ada warga yang terlewat mendapat bantuan. Mudahan mudahan saja, pada tahap kedua ini bisa terakomodir. Data susulan sudah kami ajukan,” ujar Sekdes Mulyasari Kecamatan Sumedang Utara Iis khotimah ketika ditemui Sumeks di kantornya, kemarin (24/6).

Secara keseluruhan kata dia, pencairan tahap pertama dan sebagian tahap kedua, berjalan dengan lancar. Terang dia, di desa tersebut terdapat 377 kepala keluarga (KK) penerima bantuan provinsi. Sedangkan warga penerima bansos kabupaten sebanyak 91 KK. Sedangkan warga penerima langsung melalui rekening sebanyak 11 KK.

Baca juga :

50 Pedagang Pasar Jalani Swab Test

Selanjutnya, kata dia, warga penerima bantuan Kemensos sebanyak 167. Dan, warga yang terdapat pos bantuan BLT dana desa sebanyak 140 KK.

Sebelumnya juga, kata Iis, pihak desa sudah menyalurkan nasi bungkus sebanyak 860 bungkus untuk 47 KK. Pada tahap pertama dan kedua, sebanyak 47 KK selama dua Minggu mendapat bantuan. Untuk satu harinya 2 kali pemberian. Sedangkan tahap 3 hanya dilakukan seminggu saja.

“Untuk tahap 3, bantuan sudah berkurang, sehingga tentang waktu pengadaan Gasibu, terpaksa hanya dilaksanakan selama satu Minggu,” ujar dia

Selain fokus pada penanganan Covid, pihaknya pun tetap melaksanakan agenda pembangunan di desa. Yakni, perbaikan rutilahu dan rabat beton. “Karena sebesar 30 persen anggaran DD dipakai penanggulangan Covid, jadi masih ada program pembangunan yang akan dilanjutkan pada tahap selanjutnya,” kata Iis.

Untuk rutilahu, kata dia, dilaksanakan di Dusun 2 Kampung Nangkapadak RT 3/ RW 4.  Sedangkan rabat beton, dilaksanakan di dusun 1, tepatnya di kampung Nangewer. (ahm/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

News Feed