oleh

Anggaran Minim, Bupati Tantang SKPD Berinovasi

SUMEDANGEKSPRES.COM – Meskipun terjadi rasionalisasi anggaran di tiap perangkat daerah akibat wabah covid-19, namun Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir, tak ingin berdampak pada pencapaian target kinerja. Dimana sebelumnya, telah ditetapkan dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip).

Sebab itu, akselerasi dinilai sangat penting dilakukan, demi tercapainya target kinerja sesuai dengan ekspektasi. “Walaupun ada refocusing anggaran, tapi bagaimana caranya dengan sistem pentahelix dan kolaborasi, target bisa tetap tercapai. Saya menggenjot setiap dinas agar bisa mencapai target yang telah ditetapkan dengan kondisi covid-19 saat ini,” ujarnya kepada Sumeks, baru-baru ini.

Pandemi covid-19, kata bupati, harus tetap ditangani dengan baik. Namun bukan berarti harus terlena lantaran ada Sakip, karena pelayanan harus tetap diperhatikan. “Target kinerja harus dicapai supaya bermuara pada peningkatan pelayanan dan kesejahteraan rakyat,” tuturnya.

Disaat anggaran turun, Dony mempersilahkan setiap SKPD untuk berkreasi dan berinovasi. “Bagaimana caranya mengelola anggaran yang berkurang, tapi target harus tetap dicapai. Bangun kolaborasi pentahelix dengan berbagai lapisan,” pintanya.

Baca juga :

BLT DD Akan Diperpanjang Tiga Bulan

Ditekankan, kepada para pimpinan perangkat daerah, bupati ingin mereka terus melakukan perbaikan di lingkungan kerjanya. Bahkan pimpinan harus memastikan seluruh pegawainya, agar memahami indikator kinerja individu masing-masing. Dengan harapan, akan mendorong pencapaian kinerja organisasi.

“Lakukan bajet reform. Pastikan setiap anggaran memiliki kaitan langsung dengan pencapaian kinerja. Selain itu, sempurnakan perumusan outcome seluruh program kegiatan. Selanjutnya pimpinan melakukan monitoring dan evaluasi kinerja secara berkala atas capaian kinerja SKPD,” katanya. (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

News Feed