oleh

Kang Maman: Jangan Ujug-ujug, Harusnya Pemkab Jelaskan Kriteria Duta Medsos

SUMEDANGEKSPRES.COM – Duta Media Sosial yang disematkan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir terhadap Bunga Pujawanti (@bungaehann) terus menjadi pembicaraan di jagat dunia maya.

Yang sebelumnya para netizen ramai-ramai mempertanyakan terkait mekanisme penganugrahan tersebut di akun Instagram resmi milik Bupati, kini mulai ramai jadi topik perbincangan di media sosial facebook.

Warganet hingga saat ini masih penasaran, tentang asal mula adanya penganugerahan Duta Media Sosial terhadap Bunga Ehan yang diketahui memiliki sekitar 537 ribu follower.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang publik figure nasional asal Sumedang Maman Suherman atau yang akrab disapa Kang Maman mengatakan, pemberian sebuah anugerah terhadap seseorang harus jelas landasan dan kriterianya.

Baca juga :

Sematkan Duta Medsos, IG Bupati Langsung Dibanjiri Komentar Pedas

“Mengapresiasi sesuatu atau memberi apresiasi pada seseorang adalah hal baik. Tetapi, jika itu dilakukan oleh badan, organisasi, lembaga atau institusi apalagi oleh pemerintah (daerah atau pusat), misalnya, mesti jelas landasannya. Apa kriterianya. Tidak boleh, istilahnya, ujug-ujug,” ujarnya kepada Sumeks, Jumat (3/7).

Kang Maman yang kerap muncul dalam acara Talk Show Q & A Metro TV, menyarankan, untuk penganugerahan tersebut harus dilakukan secara transparan. Sehingga masyarakat dapat memahami dan turut memberikan apresiasi.

“Jika tidak ada kriteria sama sekali dan sangat subjektif, jangan salahkan orang-orang untuk mempertanyakannya, membandingkannya dengan hal atau orang lain, yang menurutnya Lebih layak diapresiasi dan mendapatkan penghargaan,” terangnya.

Tak hanya itu, lanjut Kang Maman, apresiasi atau penghargaan dengan kriteria yang jelas, tegas, lewat sebuah penilaian yang detail dan penuh kehati-hatian, tentu akan membuat penerima apresiasi pun menjadi bangga.

“Dan yang belum mendapatkannya, terdorong untuk juga berprestasi atau berbuat sebaik mungkin untuk mendapatkan penghargaan itu, meski bagi mereka, tujuan berbuat itu didasari oleh niat ikhlas dan tanpa pamrih,” ucapnya.

Sementara itu, sebagai kreator di balik beberapa penghargaan nasional, melihat penganugrahan Duta Media Sosial Kabupaten Sumedang, Kang Maman mengaku tidak mengetahui apa yang menjadi kriterianya.

Sehingga, menurutnya hal tersebut harus dapat dijelaskan langsung secara terbuka oleh pemberi anugerah tersebut.

“Kalau saya pribadi, selalu menekankan kepada aspek patut ditauladani, karena telah memberi contoh-contoh baik, perilaku-perilaku kebaikan, dan memberi dampak atau pengaruh yang besar dan positif bagi wilayah di mana ia mendapat anugerah tersebut,” paparnya.

Dan anugerah itu, tambah Kang Maman, sekaligus adalah amanah yang harus dijalankan. Dikarenakan, jika jelas kriterianya, jelas tujuannya, maka pemegang amanah pun punya pegangan dan patokan dalam menjalankan amanahnya kelak.

“Kalau, yang terjadi sebaliknya, itu hanya sebuah seremoni yang tidak memberi arti-arti apa bagi daerah itu sendiri,” tuturnya. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

3 komentar

  1. Hallo guyss masih semangat dengan keadaan yang sekarang di masa New Normal
    Kita memberikan hiburan sekaligus pendapatan yang menggiurkan untuk isi dompet anda
    Bergabung bersama kami Dupa88
    Bukan situs kaleng-kaleng, berapapun anda menang pasti kami bayar
    jangan ragu lagi buruan daftarkan diri anda sekarang juga yaaa !!!!!

News Feed