oleh

Buricak Burinong Telan Rp 30 Miliar

Tahapan Proyek Masuki Proses Lelang

SUMEDANGEKSPRES.COM – Ambisi Pemkab Sumedang memiliki lokasi wisata berkelas, mendekati harapan. Salah satunya, pengembangan dan penataan kawasan wisata Kampung Buricak Burinong di Kecamatan Darmaraja.

Anggaran pun sudah disiapkan, Rp 30 miliar. Pos anggarannya, dari bantuan provinsi (Banprov) Tahun 2020. Namun dana sebesar itu, baru bisa diserap 50 persen lantaran refocusing akibat pandemi korona.

“Dengan anggaran sebesar Rp 15 miliar, akan kita garap pembangunan tahap satu, yang ditargetkan selesai pada pertengahan Desember tahun ini,” kata Kasi Objek Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang Ajat Sudrajat kepada Sumeks, baru-baru ini.

Dikatakan, ada tiga paket pekerjaan. Paket satu, pembanguan sarana dan prasarana area take off paralayang dan fores walk (fasilitas pejalan kaki, yang dibangun seperti sebuah jembatan di antara pepohonan).

Paket kedua, pembangunan kawasan kuliner Kampung Buricak Burinong, sebagai pengganti warung-warung yang ada saat ini dan ketiga membangun area landing paralayang. “Progress-nya masih proses tender. Mudah- mudaaha berjalan dengan baik, ada hasil dan kontraktualnya sesuai jadwal,” ujar Ajat.

Dengan estimasi 120 hari kerja, kata Ajat, maka pengerjaan setidaknya harus dimulai pada minggu ke tiga Agustus. “Bahkan kita harapkan pertengahan Agustus sudah berkontrak,” tuturnya. 

Dijelaskan dia, secara keseluruhan, pembangunan kawasan tersebut terdiri dari enam titik, meliputi area take off paralayang, forest walk, kawasan kuliner, area landing paralayang, pasar terapung serta situs terapung.

“Pasar terapung dan situs terapung akan kita garap pada pembangunan tahap dua, setelah turun anggaran di Tahun 2021 nanti,” ujarnya. (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

News Feed