oleh

Wow… Sound System Burnong Rp 500 Juta

Masyarakat Semakin Penasaran

SUMEDANGEKSPRES.COM  Penganggaran kawasan objek wisata Buricak Burinong (burnong) dinilai cukup fantastis. Sebab itu, banyak warga yang menantikan rampungnya proyek senilai Rp 30 miliar tersebut. Namun, karena terkena refocusing Covid, tahun ini baru dianggarkan Rp 15 miliar.

Saking antusiasnya, masyarakat kabupaten Sumedang sangat penasaran dengan sarana pelangkap, di antaranya pengadaan sound system senilai Rp 500 juta.

“Untuk pengadaan sarana penunjang kawasan wisata Buricak Burinong, sebesar Rp 2.050.000.000. Terdiri dari pengadaan perahu sebesar Rp 750 juta, meubelair Rp 800 juta dan sound system Rp 500 juta,” ujar Kepala Seksi Objek Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang, Ajat Sudrajat kepada Sumeks, kemarin.

Dia menyebutkan, pagu anggaran pembangunan Kawasan Jatigede pada 2020 ini, sesuai yang tertera pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2020, sebesar Rp 15 miliar.

Baca juga :
Ratusan Kontraktor, Berburu Proyek Buricak Burinong

Proyek 14 M Bikin Ngiler Pengusaha

Rinciannya, sebesar Rp 12,1 miliar untuk fisik konstruksi. Yakni, meliputi pembangunan sarana dan prasarana area take off paralayang dan forest walk, sebesar Rp 4,991 miliar. Pembangunan kawasan kuliner buricak burinong Rp 5 miliar dan pembangunan area lending paralayang sebesar 2,1 miliar.

Sedangkan sisanya, sebesar Rp 2,9 miliar, dialokasikan untuk biaya operasional, jasa konsultansi, pengawasan serta pengadaan barang sebagai sarana penunjang.

Jasa konsultansi terbagi ke dalam dua bagian. Pertama jasa bantuan teknis dalam hal ini kajian UPL/UKL serta kajian izin amdalalin. Kedua, jasa konsultansi pengawasan terdiri dari tiga paket. Masing-masing akan mengawasi setiap paket pembangunan.

“Yaitu, paket pengawasan pembangunan sarana dan prasarana take off paralayang dan forest walk. Pengawasan kawasan kuliner buricak burinong. Serta, pengawasan area lending paralayang. Seluruhnya, ada lima paket jasa konsultansi dengan anggaran sebesar Rp 700 juta,” beber dia.

Sedangkan pengadaan sarana penunjang sebesar Rp 2.050.000.000 terdiri dari pengadaan perahu sebesar Rp 750 Juta, mebelair  Rp 800 juta dan  sound system  Rp 500 Juta. (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

2 komentar

News Feed