oleh

Gapensi Pertanyakan Penerapan Permen Lelang Proyek

SUMEDANGEKSPRES.COM– Dari beberapa deretan nama perusahaan yang ikut lelang tender proyek pengembangan kawasan wisata Jatigede dan Gedung Creative Centre, belum diketahui ada atau tidaknya putra daerah yang ikut adu nasib untuk memenangkan tender tersebut.

“Sampai saat ini saya belum mendengar, barangkali ada anggota Gapensi (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia) yang ikut atau tidaknya,” kata Ketua BPC Gapensi Kabupaten Sumedang, Rully Krisna Peryoga kepada Sumeks di kantornya, Jumat (10/7).

Secara pribadi, dia tidak ikut serta dalam lelang proyek senilai Rp 15 miliar dan Rp 14 miliar itu. “Saya sendiri tidak ikut, karena perusahaan saya perusahaan kecil. Sedangkan paket-paket tersebut kualifikasinya menengah,” tuturnya.

Meskipun tidak ikut, dia berharap proses lelang sejalan dengan peraturan menteri yang terbaru. “Permen PU Nomor 14 Tahun 2020,” sebutnya.

Permen yang terbit di bulan Mei itu, kata Rully, mengatur tentang pengadaan barang dan jasa konstruksi, yang dilakukan melalui pemilihan penyedia. “Saya berharap, bidang jasa konstruksi di Dinas PUPR, memahami betul dan berkonsultasi terus menerus dengan pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP),” tuturnya.

Lantaran, kata Rully, permen tersebut sebagai bagian dari tata cara proses lelang jasa konstruksi. Bahkan tidak hanya proses lelang, dalam permen itu pun diatur tentang apa dan bagaimana kewajiban Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

“Ini harusnya sudah disosialisasikan oleh Bidang Jasa Konstruksi, yang memang berkompeten untuk menyosialisasikan aturan tersebut,” katanya.

Selain Jatigede dan Gedung Creative Centre, Rully mengnyebutkan beberapa proyek lainnya yang bernilai belasan miliar rupiah dan sudah ditenderkan. Dia pun berharap, jasa konstruksinya sudah mengacu kepada Permen PU Nomor 14 Tahun 2020.

“Jangan sampai jadi masalah di kemudian hari, akibat ketidak pahaman terhadap aturan yang baru,” tukasnya. (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

News Feed