oleh

Guru Harus Ramu Strategi Mengajar

Masa Covid Jangan Tumpulkan Kreativitas

SUMEDANGEKSPRES.COM – Pada masa pandemik, guru dituntut lebih kreatif dalam menyampaikan bahan ajar kepada siswa-siswanya. Begitu pula dengan guru seni, bagaimana mereka dituntut menyampaikan materi ajar yang biasanya lebih banyak praktik daripada teori.

Ini pun yang menjadi salah satu bahasan dalam seminar nasional virtual yang diselenggarakan Prodi Pendidikan Seni Rupa FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar, Sulawesi Selatan. Dan sebagai salah pembicara utamanya, yakni Dr Julia SPd MPd selalu ketua Prodi PGSD UPI Kampus Sumedang, Jawa Barat.

Dalam paparannya, Julia menerangkan tentang bagaimana belajar Seni di era pandemik. Dengan basic pendidikan seni musik, Julia menawarkan bagaimana guru memanfaatkan teknologi untuk belajar seni.

Julia pun mengajak guru untuk memilih media belajar berbasis software offline maupun online. Misalnya saja, aplikasi scratch yang bisa digunakan guru secara offline. Begitu pula dengan aplikasi hookpad dimana guru seni musik bisa meng-aransemen musik secara online, bisa pula membuat melodi maupun iringan musik.

Sehingga kata dia, di era pandemik ini, bagaimana pendidik bisa berkarya kemudian bisa membuat media-media yang memungkinkan bisa diajarkan pada peserta didiknya.

Tentunya, kata Julia, dalam implementasi ada juga tenaga pendidik, yang tidak punya fasilitas. Namun, semua itu di kembalikan pada keterampilan guru bagaimana cara belajar yang efektif. “Ada tuntutan luar biasa untuk guru. Saat ini, guru tidak bisa memberikan metode seperti tatap muka di kelas,” beber Julia.

Namun yang penting, kata Julia, bagaimana para guru membangun motivasi untuk mencari keilmuan baru dan mendapatkan solusi bagaimana cara mengajarkan pada siswa di masa pandemik ini.

Pada masa pendemi ini, tumpuan tidak hanya pada pemerintah tapi pada guru juga, harus memiliki strategi yang luar biasa. “Memang dengan kondisi ini, guru sendiri merasa jenuh, apalagi siswanya. Sekarang tak bisa dipungkiri kondisinya seperti ini. Guru bukan untuk mengeluh, karena kondisi Covid ini terjadi d seluruh dunia. Dalam kondisi ini, bukan malah terbawa arus tapi bagaimana bersikap dewasa mencari solusi.

“Dan gurunya tetap belajar. Dengan kondisi ini, guru harus belajar agar bisa menemukan cara sendiri bagaimana menyampaikan bahan ajar di masa pandemik ini,” pungkas dia. (ahm/adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed