oleh

Meski BDR, Protokol Kesehatan Siap 100%

SMPN 1 Sumedang Buka Kuota 16 Siswa Lagi

SUMEDANGESKPRES.COM – Penerapan protokol kesehatan di SMPN 1 Sumedang, sudah siap seratus persen. Sehingga, jika nanti pemerintah memutuskan belajar mengajar kembali tatap muka, pihak sekolah sudah siap.

“Sebenarnya, kami sudah siap terkait dengan protokol kesehatan. Misalnya saya, kami sudah menyiapkan masker cadangan bagi para siswa, face shield, tempat cuci tangan dilengkapi sabun dan juga disinfektan,” ujar Kepala SMPN 1 Sumedang Asep Ruhendi SPd MSi didampingi Wakasek Kesiswaan Ani kartika SPd ketika ditemui Sumeks di ruangan kerjanya, kemarin.

Namun demikian, kata dia, pihak sekolah harus tetap mematuhi ketentuan, pada masa pendemi ini, siswa belum diperbolehkan datang ke sekolah. Ke depan, kata Asep, pihaknya akan melaksanakan sistem belajar dari rumah (BDR) dengan melaksanakan tujuh alternatif pembelajaran.

“Semuanya, sesuai instruksi Disdik dalam hal ini Bapak Kadisdik. Misal, home visit guru kepada siswa, pembelajaran virtual, pembelajaran berbasis project juga melalui modul dan LKS,” terang Asep.

Sebagai civitas pendidikan, diakui Asep, pihaknya sangat menyayangkan jika sekolah ditunda-tunda terus. “Sebagaimana disampaikan Mendikbud, kalau pembelajaran seperti ini terus, pihak sekolah tidak akan mencapai target kurikulum secara maksimal,” kata Asep.

Untuk itu, Asep sangat berharap, siswa SMPN 1 Sumedang pada khususnya dan masyarakat Sumedang pada umumnya, diharapkan agar mematuhi protokol kesehatan yang ditentukan pemerintah.

“Padahal, Sumedang ini sebelumnya mendapat predikat terbaik dalam pencegahan Covid ini. Namun karena ada kecerobohan dari masyarakat, sehingga ada yang positif Covid kembali. Untuk itu kami mengajak masyarakat untuk ikut membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran virus ini,” pungkas dia.

Sementara itu, Wakasek Kesiswaan Ani kartika SPd menambahkan, untuk lulusan SMPN 1 Sumedang sebanyak 308 siswa dari 10 kelas. “Semuanya lulus 100 persen. Dan semuanya melanjutkan sekolah, ada yang ke SMA, SMK, MA dan pesantren,” terang Ani.

Sedangkan untuk PPDB, pihaknya menerima sebanyak 310 siswa dari jalur zonasi, afirmasi, prestasi, jalur pindah orangtua serta anak guru. “Namun yang daftar ulang sebanyak 304 siswa karena ada double pendaftaran ataupun memilih ke boarding school atau pesantren,” beber dia.

Sedangkan kuota PPDB siswa SMPN 1 Sumedang pada tahun ini sebanyak 320 siswa. “Kami masih membuka pendaftaran bagi 16 siswa hingga awal Agustus ini,” pungkas Ani. (ahm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

2 komentar

News Feed