oleh

Cipanas Bangun Lahuta Mulung Layung

SUMEDANGESKPRES.COM – Pemerintah Desa Cipanas Kecamatan Tanjungkerta, merubah lahan perkebunan bambu Blok Pangaroan, menjadi tempat wisata bertema alam. Tempat wisata itu diberi nama Lahuta Mulung Layung.

Kepala Desa Cipanas, Mohamad Asep Lantipan menyebutkan, Lahuta Mulung Layung dibuat secara swadaya bersama masyarakat. Lahan yang digunakan merupakan tanah kas desa. “Awalnya lahan tidur, sekarang jadi tempat wisata edukasi,” ujar Asep di lokasi, Selasa (21/7).

Dijelaskan, Lahuta Mulung Layung dibangun di atas lahan satu hektar. Di dalamnya terdapat sarana permainan tradisional, beberapa gazebo, flying fox dan pojok-pojok swafoto. Selain itu, kata dia, kini tempat wisata tersebut juga dihiasi baling-baling kertas (origami) warna-warni.

“Dan kemarin di Hari Jadi ke-42 Desa Cipanas, warga membuat baling-baling kertas sebanyak 6.529 buah. Setiap baling-baling dituliskan nama masing-masing. Alhamdulillah itu masuk ORI (Original Rekor Indonesia),” ujarnya.

Dia mengatakan, pembuatan origami merupakan ide dari dirinya sendiri. Proses pembuatan baling-baling tersebut memakan waktu satu minggu.

Asep melanjutkan, untuk masuk ke Lahuta Mulung Layung tidak dikenakan biaya. “Kami hanya menyediakan kotak ‘kejujuran’ saja di setiap gazebo. Kalaupun ada yang nyumbang itu seikhlasnya. Uangnya untuk pemeliharaan dan kebersihan,” pungkasnya.

Lahuta Mulung Layung sendiri kini menjadi destinasi wisata yang cukup digandrungi warga setempat. Beberapa warga tampak berswafoto di beberapa sudut Lahuta Mulung Layung. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

News Feed