oleh

TNI/Polri Jaga Kawasan Wisata Jatigede

SUMEDANGESKPRES.COM – Membludaknya pengunjung di kawasan Bendungan Jatigede, terutama di sekitar jalan Lingkar Timur Jatigede, menjadi kekhawatiran tersendiri bagi Forkopimcam Jatigede dimasa pandemi Covid-19 ini.

“Kekhawatiran selalu menyelimuti. Apalagi pada hari libur kunjungan dari berbagai daerah terus datang,” ujar Plt Camat Jatigede, Lili Rahli saat dihubungi Sumedang Ekspres, Selasa (21/7).

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Forkopimcam Jatigede pun mengambil beberapa langkah preventif. Langkah antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 terus dilakukan dengan cara mengimbau para pedagang di sepanjang Jalan Lingkar Timur Jatigede, lokasi wisata Panenjoan dan lokasi wisata Tegal Jarong.

“Mereka diharapkan untuk slalu menerapkan protokol kesehatan. Misalnya, setiap warung wajib menyediakan tempat cuci tangan dengan sabunnya, selalu pakai masker dan menyemprotkan disinfektan di tempat duduk atau benda apabila pengunjung sudah pergi,” paparnya.

Dijelaskan, wisatawan juga disarankan berhenti/duduk tidak terlalu lama. Agar supaya tidak terjadi kerumunan serta bisa menjaga jarak. “Kapasitas pengunjung pun dibatasi maksimal 50%,” tandasnya.

Lili menuturkan, Forkopimcam Jatigede menghimbau kepada para pemilik warung dan pengelola tempat wisata pada hari kerja. Itu dilakukan agar lebih efektif karena saat ramai pengunjung agak sulit. “Kemudian, dari Polsek Jatigede membuat posko di Puncak Permata dan setiap hari dijaga oleh dua orang anggota Polri, satu atau dua anggota TNI serta dua anggota Satppl PP,” jelasnya.

Lili menegaskan, keberadaan Posko di Puncak Permata sendiri diharapkan bisa mengingatkan para pengunjung untuk selalu pakai masker dan menerapkan protokol kesehatan. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

News Feed