oleh

Manejemen Buruk, Dewan Cuekin PDAM

Dinilai Tidak Sehat, DPRD Belum Setujui Penyertaan Modal

SUMEDANGEKSPRES.COM – DPRD Sumedang tidak akan menyetujui dulu penyertaan modal PDAM Tirta Medal (Perumda Tirta Medal). Pasalnya, perusahaan plat merah ini dianggap belum bisa menyehatkan kondisi internal perusahaan.


Dengan manajemen yang dinilai buruk, DPRD khawatir, suntikan modal malah bakal hangus sia-sia.

“Kita terlalu berisiko, kalau mengeluarkan APBD sebagai investasi penyertaan modal di PDAM (kini jadi Perumda, red) dengan kondisinya seperti ini. Bukannya berkembang, malah bisa jadi akan habis,” ketus Anggota DPRD Sumedang, drg Rahmat Juliadi kepada Sumeks di ruang kerjanya, Rabu (22/7).


Sebab itu, usulan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengalokasikan dana penyertaan modal ke Perumda Tirta Medal, ditanggapi dingin DPRD Sumedang. Rahmat menilai, sebelum disertakan permodalan, harus jelas dulu perombakan manajemen di tubuh Perumda Tirta Medal.


“Sehatkan dulu lah! Mungkin salahsatunya penyegaran struktur, dari mulai jajaran direksi sampai dengan rasionalisasi pegawai. Karena yang menjadi sorotan kemarin adalah jumlah pegawai yang cukup besar,” tuturnya.


Bahkan terkait imej buruk yang diplesetkan masyarakat, dengan sebutan Perusahaan Daerah Anak Minantu itu, menjadi salah satu tugas Pemda untuk memperbaikinya.

“Itu PR Pemerintah Daerah untuk mengembalikan imej PDAM yang kemarin seolah-olah menjadi perusahaan nepotisme,” katanya.


Terkait pembenahan jajaran direksi, Rahmat menginginkan adanya pengangkatan dengan cara-cara sehat. “Jajaran direksi harus dilakukan fit and proper tes secara propesional,” tuturnya.

Sehingga yang masuk jajaran direksi merupakan orang-orang pilihan, yang memiliki visi ke depan dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi perusahaan.

“Kalau bisa, dari kalangan muda yang visioner dan tidak menjadi sorotan masyarakat. Seperti ada hubungan keluarga atau berkaitan dengan masalah politik,” katanya.


“Jangan ada titipan-titipan. Silakan itu dilakukan secara transfaran oleh Pemda, melalui open bidding,” tuturnya.

Sehingga masyarakat tahu, bahwa perekrutan dilakukan oleh tim yang memang benar-benar transfaran. “Kalau lah ternyata tiba-tiba ada kaitan dengan seseorang, itu bukan soal,” katanya. (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

2 komentar

News Feed