oleh

Penerapan Denda Masih Sosialisasi

Pemda Sumedang Tunggu Turunnya Pergub

SUMEDANGEKSPRES.COM Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir menegaskan, penerapan sanksi denda kepada warga yang tidak menggunakan masker di tempat umum, masih dalam tahap sosialisasi. Pemkab Sumedang saat ini menunggu instruksi penerapan sanksi tersebut dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Menurutnya, sosialisasi masih terus dilakukan oleh petugas gabungan dari Satpol PP, TNI dan kepolisian, di tempat-tempat keramaian. Misalnya pasar dan tempat wisata.

“Sosialisasi sudah, edukasi sudah dan nanti ada Peraturan Gubernur yang akan menindak orang yang tidak menggunakan masker. Jadi ada tahapan-tahapannya. Kami pun masih menunggu,” ujar Dony, Senin (27/7).

Terpisah, Kanit Patroli Satpol PP Kabupaten Sumedang, Dodi Suryadi mengatakan, saat ini pihaknya bersama unsur TNI dan kepolisian, masih melakukan patroli kewilayahan sekaligus sosialisasi penggunaan masker kepada masyarakat.

“Untuk saat ini belum ada tindakan lebih lanjut bagi yang tidak menggunakan masker, karena belum turun Pergubnya. Jadi kami masih menunggu petunjuk teknisnya,” ujar Dodi saat sosialisasi di Pasar Sandang Sumedang.

Namun dari hasil pantauan di lapangan, kata Dodi, secara umum warga Sumedang sudah tertib menggunakan masker saat berada di keramaian. “Tinggal sedikit (yang tidak pakai masker). Mungkin sekitar 90 persen masyarakat sudah pakai. Karena kami terus melakukan sosialisasi,” ujarnya.

Pantauan Sumedang Ekspres di lapangan, di Alun-alun Cimalaka anggota Polsek Cimalaka membagikan masker kepada warga yang ketahuan tidak memakai masker. Hal yang sama juga terjadi di wilayah Kecamatan Conggeang. Beberapa warga yang tidak bermasker diberi masker oleh jajaran Polsek Conggeang dan aparat desa.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan mengeluarkan Pergub terkait sanksi denda sebesar Rp 100-150 ribu bagi orang yang tidak menggunakan masker mulai 27 Juli 2020. Namun sanksi tersebut batal diterapkan hari ini (kemarin) karena masih dalam pembahasan. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed