oleh

Belum Disiplin Masker, Puluhan Warga di Paseh Terjaring Gakplin

SUMEDANGEKSPRES.COM, PASEH – Puluhan warga, terjaring operasi Penegakan Disiplin Pengenaan Sanksi Administrasi Peraturan Bupati (Perup) Nomor 74 Tahun 2020, di Pertigaan Legok Kecamatan Paseh, Minggu (16/8) pagi tadi.

Camat Paseh, Beni Satriaji, S.Sos mengatakan, kegiatan operasi penegakan disiplin (gakplin) itu, bertujuan untuk mengimbau seluruh warga, agar mematuhi peraturan protokol kesehatan (protkes). Selain itu, menindak secara administrasi kepada warga yang melanggar seperti tidak menggunakan masker.

Baca juga :
Bertambah!! Dua Dokter dan Empat Perawat RSUD Sumedang Positif Korona

“Tentunya, sebagai upaya percepatan penangananan penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Paseh,” ujar Beni, di sela-sela kegiatannya.

Pihaknya melakukan operasi bersama petugas dari Pos Koramil Paseh dan Polsek Paseh. Dalam kegiatan ini, aparat masih menemukan puluhan warga yang melanggar aturan.

“Dalam hal ini, tidak mematuhi protokoler kesehatan, khususnya tidak memakai masker dan tidak membawa kartu identitas. Sehingga, kami mengenakan sanksi adminitrasi sesuai Perbup Nomor 74 Tahun 2020,” ungkapnya.

Beni menuturkan, selain sanksi administrasi, pelanggar juga dikenakan sanksi sosial lainnya. Seperti, membersihkan sampah yang ada di area lokasi operasi.

Baca juga :
Sanksi Masker Harus Mendidik

Sementara itu, Batibung Pos Koramil Paseh, Peltu Agus menuturkan, selain melaksanakan operasi di jalan raya utama, aparat juga melakukan sidak ke tempat perbelanjaan yang ada di daerah Legok.

“Seperti yang sudah disampaikan pak camat, pengenaan sanksi administrasi tidak hanya diberikan kepada warga pengguna jalan saja, akan tetapi sanksi tersebut berlaku bagi seluruh warga yang melanggar tidak memakai masker saat beraktivitas di tempat-tempat perbelanjaan,” tuturnya.

Agus mengajak seluruh komponen elemen masyarakat untuk bersama-sama saling membantu dalam penanganan Covid-19.

“Dengan harapan, pandemi Covid-19 cepat teratasi,” pungkasnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

2 komentar

News Feed