oleh

Bendera Raksasa Berkibar di Jembatan Cincin

SUMEDANGEKSPRES.COM, JATINANGOR – Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Indonesia ke-75, organisasi kemahasiswaan Universitas Padjadjaran (Unpad) bekerjasama dengan TNI, Polri dan pemerintah setempat, mengibarkan bendera merah putih raksasa di Jembatan Cincin Desa Hegarmanah Kecamatan Jatinangor, kemarin (17/8).

Koordinator lapangan, Algi Deliar sekaligus unit SAR Unpad mengatakan, pemasangan bendera merah putih ukuran besar itu, diinisiasi organisasi kemahasiswaan Unpad. Dipilihnya Jembatan Cincin, karena merupakan situs bersejerah peninggalan masa penjajahan Belanda.

Menurut Algi, sekitar 20 orang lebih, terlibat dalam proses pemasangan bendera merah putih raksasa itu. Bahkan sebelumnya, telah dilaksanakan beberapa kali latihan guna kelancaran dan suksesnya kegiatan tersebut. “Bendera merah putih yang dipasang di tengah-tengah Jembatan Cincin ini berukuran panjang 20 meter dan lebar 10 meter,” katanya.

Dikatakan Aldi, proses pemasangan bendera, dilakasanakan selama 2 jam. Mulai pukul 08.00 hingga pukul 10.00. Dan bendera itu terpasang hanya satu jam saja.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknologi Industri Pertanian Unpad Jatinangor, Dr. Edi Suryadi yang juga pembina kegiatan mengapresiasi positif inisiasi para mahasiswa yang telah memasang bendera berukuran besar di situs bersejarah Jembatan Cincin, dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-75.

“Melalui momentum peringatan hari Kemerdekaan RI ke-75 dengan pengibaran bendera berukuran besar di Jembatan Cincin ini, diharapkan juga bangsa Indonesia mampu melewati situasi pandemi Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, terang Edi, situs bersejarah Jembatan Cincin, merupakan peninggalan pada masa penjajahan Belanda yang mana dulunya digunakan sebagai lintasan kereta api. “Kegiatan ini pun lebih mengenalkan lagi kepada generasi muda bahwa Jembatan Cincin memiliki nilai sejarah. Mengingat, lokasinya sangat strategis berada di kawasan pendidikan Jatinangor yang mana disekitarnya terdapat beberapa universitas seperti, Unpad, Ikopin, IPDN, ITB dan lainnya,” tuntas Edi. (imn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

3 komentar

News Feed