oleh

Sumedang Masuk Zona Orange

Desa Wajib Sediakan Tempat Isolasi

SUMEDANGESKPRES.COM – Melonjaknya kasus Covid-19, membuat Kabupaten Sumedang masuk dalam zona orange atau zona resiko sedang penyebaran virus korona. Untuk itu, perlu penanganan khusus serta kerja eksta, termasuk melakukan tracing dan mengadakan lagis swab test masif. Tenaga medis di Kabupaten Sumedang, diutamakan.

Seperti dikatakan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Sumedang, Dr H Dony Ahmad Munir di Induk Pusat Pemerintahan (IPP) Kabupaten Sumedang, Rabu (19/8). Pihaknya, akan memberikan edukasi serta sosialisasi lagi kepada masyarakat, agar lebih paham menjalankan protokol kesehatan (protkes). Dan juga melakukan 3T yakni testing (pengujuan), tracing (pelacakan) dan treatmen (perawattan).

Baca juga :
SELANGKAH LAGI, BAHAYA!!!

Begitu juga, ketua gugus yang juga Bupati Sumedang, meminta agar setiap desa menyediakan tempat isolasi mandiri. Utamanya, bagi orang tanpa gejala (OTG). “Ini harus diaktifkan kembali, di desa ada tempat isolasi mandiri. Satu desa satu tempat. Dan untuk mendukung itu semua, kita akan buatkan panduan untuk penanganan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19,” ujarnya.

Disebutkan Dony, pihaknya akan melakukan lagi penyemprotan disinfektan secara massal di seluruh tempat Kabupaten Sumedang. “Rencananya pada hari Jumat 21 Agustus 2020 (hari ini, red),” katanya.

Masih kata bupati, tim gugus memperketat lagi izin keramaian sebagai upaya pencegahan penyebaran korona. Upaya itu, diharap dapat menurunkan angka reproduksi Covid-19 termasuk angka transmisi. “Untuk izin keramaian  kita tinjau lagi. Jangan ada keramaian (hiburan), termasuk yang nikah pun terbatas. Itu harus dijalankan dan kami akan membuat instruksi khusus,” tukasnya.

Baca juga :
Seminggu, Layanan Poli RSUD Tutup

Data yang dihimpun Sumeks, kasus Covid-19 di Sumedang mencapai 78 orang. Jumlah tersebut, didominasi tenaga kesehatan (nakes). Dari 78 itu, 31 orang merupakan pegawai rumah sakit umum daerah Sumedang (RSSUD) dan 9 orang berasal dari puskesmas. Sehingga jumlah total nakes yang terpapar mencapai 40 orang. Data terakhir, masih ada 41 orang terpapar covid yang masih diisolasi. 37 orang menjalani isolasi mandiri dan empat orang diisolasi di RSUD. (sep)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

2 komentar

News Feed