oleh

Liburan, Protkes Tempat Wisata Diperketat

SUMEDANGEKSPRES.COM, JATIGEDE – Libur panjang, objek wisata di kawasan Waduk Jatigede, mulai dipadati pengunjung mulai Kamis (20/8) lalu. Pantauan di lapangan, wisata Puncak Permata dan Panenjoan di Desa Jemah Kecamatan Jatigede, didominasi kendaraan bernomor polisi luar Sumedang.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Jatigede Iptu Adang Rohana mengatakan berdasarkan pengamatannya. Dalam sehari, saat hari libur pengunjung ke objek wisata di Jatigede bisa mencapai 500 orang.

Oleh karena itu, Tim Gugus Tugas Kecamatan Jatigede, terus melakukan patroli ke objek wisata, guna memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan ketat. “Pengunjung kami batasi 50 persen dari kapasitas, pengunjung harus pakai masker, jaga jarak, kemudian pengelola tempat wisata juga harus menyiapkan tempat cuci tangan, sesuai Perbup Nomor 74 Tahun 2020,” katanya.

Petugas terus melakukan imbauan kepada pengunjung menggunakan pengeras suara. Kapolsek menegaskan akan melakukan tindakan, baik ke pengelola tempat wisata maupun pengunjung yang tidak menjalankan protokol kesehatan. “Sanksi berbeda-beda dari mulai teguran secara lisan, dan tertulis, tapi kalau ada yang masih bandel kami akan terapkan sanksi maksimal berupa sanksi denda, sesuai Perbup Nomor 74,” ucapnya.

Sementara itu,.Pengelola tempat wisata Puncak Permata, Wawan menuturkan, memasuki hari pertama libur panjang ini sudah terasa lonjakan pengunjung. Mereka datang dati berbagai daerah sekitar Bendungan Jatigede. “Pengunjung campuran sih, kebanyakan yang dari luar Sumedang, seperti Bandung, Majalengka, Garut, Indramayu,” kata Wawan.

Wawan menjelaskan, Puncak Permata yang menawarkan keindahan pemandangan Waduk Jatigede dari ketinggian memang selalu ramai setiap hari libur. Ia memprediksi puncak lonjakan pengunjung akan terjadi pada hari Sabtu dan Minggu. “Paling ramai biasanya hari Minggu,” ujarnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

News Feed