oleh

Covid Melonjak, Semua Tempat Disemprot Lagi

Tim Gugus Kerja Ekstra

SUMEDANGEKSPRES.COM , JATINANGOR – Melonjaknya jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Sumedang, membuat Pemkab Sumedang harus bekerja ekstra. Melalui tim gugus tugas, dilakukan lagi penyemprotan cairan disinfektan secara massal di pusat keramaian dan ruang publik di tiap kecamatan pada Jumat (21/8) lalu.

Di wilayah barat meliputi Kecamatan Jatinangor, Cimanggung, Tanjungsari dan Pamulihan, penyemprotan disinfektan dipimpin Wakil Bupati Sumedang, H Erwan Setiawan SE bersama tim gugus tugas dan forkopimcam masing-masing.

Baca juga :
Sumedang Masuk Zona Orange

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan mengatakan, penyemprotan disinfektan ini dilakukan menyusul bertambahnya jumlah kasus positif Covid-19, termasuk menyerang tim medis di RSUD Sumedang. Sehingga, ikhtiar memerangi Covid-19 terus dilakukan, salahsatunya penyemprotan disinfektan ke sejumlah titik.

“Meskipun bertambah, namun masih bisa terkendali. Sebab, dari jumlah 5.890 kasus dari bulan Maret, hanya 78 orang yang positif. Artinya hanya 0,8 persen dari jumlah terkonfirmasi positif. Meski demikian, pencegahan dan memutus mata rantai Covid-19 harus dilakukan, salahsatunya dengan rutin menyemprotkan cairan disinfektan,” kata Erwan.

Erwan menambahkan, tak hanya penyemprotan disinfektan secara massal, Pemkab Sumedang juga sudah membuat Perbup Nomor 75 Tahun 2020 bagi pelanggar masker. Jadi, barang siapa yang kedapatan tidak memakai masker, akan diberikan sanksi mulai teguran sampai denda administrasi.

“Pelanggar masker kita sudah ada laporan dari Satpol PP dan itu efektif. Tidak ada warga yang keluar rumah tanpa memakai masker, meskipun ada beberapa warga yang terjaring razia, namun hanya sebatas teguran,” katanya.

Baca juga :
SELANGKAH LAGI, SUMEDANG BAHAYA!!!

Di Kecamatan Jatinangor sendiri, lanjut Erwan, meskipun bukan zona merah, namun upaya pencegahan penanggulangan Covid-19 terus dilakukan. Pemkab pun mengintruksikan kepada desa untuk membuat ruang isolasi mandiri dan penyemprotan disinfektan ke sejumlah titik keramaian.

“Puskesmas Jatinangor, kantor kecamatan, KUA, pondok pesantren, sekolah dan ruang publik menjadi sasaran penyemprotan disinfektan. Alhamdulillah kami dibantu berbagai ormas, komunitas, dan relawan. Dan penyemprotan disinfektan ini jangan seremonial belaka, tapi harus rutin,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Jatinangor Herry Dewantara menambahkan, menindaklanjuti arahan Bupati Sumedang dan Wakil Bupati Sumedang melalui Sekretaris Daerah Selaku Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang dan Hasil Rapat Koordinasi Forkopimcam  Kecamatan Jatinangor pada Jumat tanggal 21 Agustus 2020, mulai pukul 07.00 secara serentak dilaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan masal.

Kegiatan penyemprotan disinfektan massal untuk Kecamatan Jatinangor dipimpin forkopincam dengan melibatkan TNI/Polri, UPTD , relawan Jercy Jatinangor , relawan bencana Pemuda Pancasila, FKPPI, banser ansor, kelompok tani gunung geulis, perwakilan pengusaha.

“Penyemprotan disinfektan secara masal akan dilaksanakan secara masal di 12 desa se-Kecamatan Jatinangor dipimpin oleh kepala desa selaku ketua satuan tugas gugus percepatan penanganan covid 19 tingkat desa bersama Babinsa dan Babinkamtibmas serta unsur lembaga, unsur LPM dan Unsur organisasi masyarakat tingkat desa,” jelasnya. (imn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed