oleh

Akar Rumput Beringin Mulai Bergoyang

Ali Badjri: Jangan Sampai Golkar Ditinggalkan Pemilih

SUMEDANGEKSPRES.COM – Jelang Musyawarah Daerah X Partai Golkar Kabupaten Sumedang pada 27 Agustus 2020 mendatang, sejumlah pihak turut menanti siapa yang akan menahkodai partai berlambang pohon beringin tersebut.

Menjadi satu-satunya partai yang terbilang demokrasi dalam pemilihan ketua, ternyata masih kerap dipertanyakan oleh beberapa pihak. Terutama para akar rumput yang masing-masing memiliki lumbung suara.

Berdasarkan pantauan Sumeks, sejumlah kader ditingkat bawah (Pengurus Desa, red) masih banyak yang berbeda pilihan dengan para pemilik hak suara diatasnya (Pengurus Kecamatan, red).

Sehingga peran akar rumput pun terbilang tumpul akibat tidak memiliki hak suara untuk menentukan siapa pemimpin yang pantas untuk menahkodai Golkar untuk periode 2020 – 2025 mendatang.

Melihat kondisi tersebut, salah satu tokoh senior Golkar Drs H Ali Badjri mengatakan, jika perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi.

Akan tetapi, menurut sosok yang pernah membawa kejayaan Partai Golkar di Kabupaten Sumedang tersebut, para akar rumput yang tidak memiliki hak suara tetap harus diajak bicara.

“Idealnya, pantasnya seperti itu. Misalnya Wantim mengundang anggotanya, PK mengundang PD, sehingga ada jajak pendapat untuk disampaikan saat musyawarah. Tapi, prinsipnya tetap suaranya ada 1. Sehingga apa yang disampaikan betul-betul murni datangnya dari bawah,” ujarnya kepada sejumlah media.

Ali berpendapat, Golkar merupakan milik seluruh anggota dan kader. Sehingga siapapun kader Golkar, sama-sama memiliki keinginan untuk maju dan diterima masyarakat.

Sehingga, dalam Musda X Partai Golkar Sumedang nanti, Ali berharap Golkar dapat membuka diri kepada kandidat yang ingin membesarkan partai.

“Buka kesempatan ini kepada yang ingin memajukan Golkar. Karena kalau tidak, nanti akan terasa. Jangan sampai Golkar ditinggalkan oleh anggotanya, pemilihnya dan rakyatnya. Karena rakyat sekarang sudah tau memilih figur itu adalah kemampuan,” terangnya.

Selain itu, Ali juga berharap agar ketujuh kandidat yang daftar beberapa waktu lalu, memiliki kemauan untuk membangun Golkar lebih baik lagi. Terlebih dalam rangka membantu program organisasi yang berkaitan dengan program pemerintah.

“Karena mau tidak mau Golkar tidak boleh berada dipinggiran. Harus ambil bagian inisiatif bagaimana bersama-sama membantu program pemerintah yang sedang berjalan. Dan harus diniatkan untuk kepentingan masyarakat,” tuturnya. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed