oleh

Rinso Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Sumedang

SUMEDANGEKSPRES.COM Pancasila, harus jadi landasan pemersatu bangsa dan bukan sebagai pemecah. Hal itu, disampaikan Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jawa Barat, H. Ridwan Solichin, S.Ip, M.Si, dalam sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang digelar di TKIT Sholahuddin Al-Ayyubi, Jl. Cut Nyak Diem Nomor 49, Sumedang, Selasa (25/8).

Menurut Kang Rinso -sapaan akrab- Ridwan Solichin menyatakan, kegiatan itu dilaksanakan sebagai Citra Bhakti Parlemen dalam Sketsa Kebangsaan. Dan sebagai salahsatu pendukung kuatnya pemersatu bangsa, tertuang dalam 4 Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD Tahun 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Pancasila, kata Kang Rinso yang juga Anggota Komisi I Daerah Pemilihan (dapil) X Jabar meliputi Sumedang-Majalengka-Subang (SMS), telah disepakati dan secara hukum telah disahkan pada 18 Agustus 1945.

“Pancasila tersebut adalah gentlemen’s agreement, yang menjadi titik temu antara kelompok nasionalis agamis (islam) dan nasionalis sekuler,” katanya.

Disampaikan Rinso, Indonesia bukanlah negara agama (islam), tetapi juga bukan negara sekuler. Melainkan, berupa negara berketuhanan. Maka, setiap agama mendapat tempat yang terhormat.

“Agama dijadikan preferensi, agama dilindungi dan dijalankan di setiap sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, secara selektif berdasarkan kesepakatan bersama,” sebutnya.

Maka dari itu, lanjut Rinso, sebagai warga negara Indonesia, sudah seharusnya patuh dan mentaati nilai dari Pancasila.

“Jangan ditarik-tarik secara berlebihan pada titik ekstrim, misalnya negara agama, negara sekuler apalagi komunisme,” tukasnya.

Sementara dalam pelaksanaan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan itu dihadiri konstituen Daerah Pemilihan Aleg dan juga masyarakat pada umumnya. Hanya saja, peserta sosialisasi dibatasi sebanyak 35 orang lantaran masih di masa pandemi covid-19. Begitu pula, sosialisasi ini tetap mematuhi protokol kesehatan seperti cuci tangan, pakai masker, handsanitizer dan jaga jarak. (sep/*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

News Feed