oleh

PKK Mandalaherang Santuni Anak Yatim

SUMEDANGESKPRES.COM – Sebanyak 68 anak yatim di Desa Mandalaherang Kecamatan Cimalaka, mendapat santunan yang diberikan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK). Santunan yang diberikan itu, dalam rangka 10 Muharram.

“Kegiatan PKK di desa, dimulai dari Gasibu pada bulan puasa dan sekarang bersambung ke kegiatan santunan anak yatim 10 Muharram. Alhamdulillah masyarakat antusias sekali, kader-kadernya bekerja sama. Alhamdulillah sukses,” kata Ketua TP-PKK Desa Mandalaherang, Sukaesih Eded Ruspendi kepada Sumeks, Sabtu (29/8).

Sukaesih menuturkan, dana santunan anak yatim itu berasal dari pengelolaan anggota PKK. Pihaknya membuat propolsal dan juga menerima titipan sumbangan. Hasilnya dibagaikan kepad anak yatim, yang sebalumnya hanya berjumlah 63, dan karena ada susulan menjadi 68 anak yatim.

“Selain proposal, menerima titipan dari masyarakat. Dan ini tidak memaksa. Tapi alhamdulillah antusias sekali masyarakatnya. Banyak yang berpartisipasi, untuk sekarang pun alhamdulillah. Untuk kedepannya semoga yang lainnya lebih meningkat lagi,” katanya.

Di tempat sama, Kepala Desa Mandalaherang, Eded Ruspendi mengapresiasi langkah yang  dilakukan PKK desa. Sebab, eksistensinya terus belanjut hingga membantu dalam mensejahterakan masyarakat desa. Dan kades pun mengucapkan terima kasih kepada pihak yang membantu atas berlangsungnya acara tersebut.

“Kebetulan kader-kader PKK itu sangat aktif. Dan mereka pun tidak mau dikasih upah. Tadinya (kades) biar keluar kocek sendiri buat upah, kasihan keliling-keliling. Tapi mereka menyatakan sendiri tidak mau, takut hilang pahala dari Allah SWT,” tuturnya.

Kades menjelaskan, jumlah penerima santunan itu ada tambahan dari luar desa. Dimana penerimanya, tengah bersekolah di sebuah pesantren sebanyak lima anak. Sehingga jumlahnya mencapai 73 orang.

“Kebetulan dari 73 itu, ada di satu wilayah yaitu di RW 6, ada yang rutin dulu suka melaksanakan santunan anak yatim. Makanya yang 10 orang warga RW 06 ditarik, yaitu di Masjid Nurul Iman. Saya nggak apa-apa, itu kan sama-sama juga santunan. Dan waktu nya juga sama sekarang, makanya saya alihkan aja yang 10 orang di sana itu ke itu,” tuturnya. Kades pun berharap, kedepannya lebih antusias lagi masyarakat dalam ikut berpartisipasi. Dan dengan adanya kegiatan itu, diharap jadi motivasi juga bagi warga dan desa-desa lain. “Semoga ada peningkatan kemasyarakatan dalam solidaritas atau sayang sesama.Mudah-mudahan Allah mengabulkan dan semoga yang telah membantu kami baik moril maupun materiil, semoga Allah membuat ini menjadi ladang ibadah,” tukasnya. (ahm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed