oleh

Bayar Dulu Dong, Baru Boleh Digenangi

SUMEDANGEKSPRES.COM , TOMO – Anggota DPRD Sumedang Dede Suwarman akan mengawal pembebasan lahan wilayah genangan Bendungan Cipanas yang saat ini sedang dibangun. Pasalnya, dia tidak mau kejadian yang menimpa wilayah genangan Bendungan Jatigede, kembali terulang.

“Jadi setelah dikirim dan digenang air di wilayah Jatigede, baru beres masalah pembebasan lahan. Saya berharap, sebelum digenang pembebasan lahan harus sudah klir,” ujar Dede saat berbincang dengan Sumeks, Senin (31/8).

Ditegaskan, pembebasan lahan warga itu harus sesuai dengan UU No 12 tahun 2012. “Gak bisa berpikir digenang dulu baru dibayar. Harusnya dibayar dulu baru digenang,” tegasnya.

Baca juga :
Bendungan Cipanas Ditarget Rampung 2022

Dede menuturkan, dirinya akan melakukan langkah menindaklanjuti aspirasi warga OTD Bendungan Cipanas ke pihak Satker. Intinya, dia sudah mengunjungi lokasi dan melakukan kontak dengan pihak Satker. Dan, Satker mengaku sudah siap.

“Kuncinya tetap, terkait pembebasan lahan sekarang sudah bukan P2T lagi, karena diserahkan ke BPN. Jadi BPN harus proaktif terkait pembebasan lahan tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Sumedang Deni Setiawan mengatakan pada tanggal 16 Juli 2020, Komisi IV DPRD Sumedang melakukan kunjungan kerja ke BBWS di Cirebon. 

Salah satu materi yang dibahas dan dipertanyakan adalah terkait Bendungan Cipanas, selain permasalahan Waduk Jatigede, Bendung Rengrang dan Sadawarna.

“Terkait Bendungan Cipanas, kami mempertanyakan masalah penggantian lahan yang selama ini menjadi permasalah di setiap proyek yang dilakukan oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

Ditegaskan, permasalahan Jatigede jangan sampai kembali terjadi di bendungan Cipanas. Tentu, pihaknya dari DPRD terus mendorong agar penggantian lahan bisa secepatnya diselesaikan.

“Jawaban BBWS-nya sangat normatif pisan. Mereka akan terus mengusahakan agar masalah penggantian lahan bisa secepatnya terselesaikan,” tukasnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed