oleh

Kawasan Perkotaan, Bisakah Jadi Sejarah Dony-Erwan?

Infrastruktur Masih Buruk, Pengelolaan Sampah Jadi Sorotan

SUMEDANGEKSPRES.COM , CIMANGGUNG – Wacana pembentukan Kawasan Perkotaan Jatinangor (KPJ) menuai pro dan kontra. Di sis lain, KPJ bisa meningkatkan perekonomian dua kecamatan itu. Namun, di sisi lain KPJ belum ditunjang sarana infrastruktur jalan yang baik.

Ketua Apdesi Cimanggung Suganda menyatakan, pembahasan pengelolaan Kawasan Perkotaan Jatinangor dan Cimanggung, harusnya ditunjang sarana dan prasarana yang baik. Namun kenyataannya, belum dikelola seperti kawasan kota. Banyak infrastruktur dan fasilitas umum yang belum layak jadi perkotaan.

“Secara pribadi kami sangat mendukung sekali. Namun seluruh wilayah harusnya dibenahi, bagaimana mengelola air bersihnya seperti apa. Sampahnya mau digimanain, lalu lintasnya seperti apa?” tanya dia.

Tak hanya itu, kata dia, bahkan penunjang sarana dan prasarana belum memadai dan belum layak. Dan itu semuanya harus diperhatikan. Sebagai contoh, yakni jalan Parakanmuncang yang selalu macet dan sampah di depan pasar Parakanmuncang selalu bau.

“Warga sudah bosan, kenapa tidak Pemda membuat jalan baru dengan jalur memutar melalui Desa Sindangalih, Pasirnanjung, Cimanggung dan terakhir jalan nasional,” katanya.

Pada intinya, pihaknya sangat mendukung sekali apabila adanya Badan/lembaga Pengelolaan Kawasan Perkotaan. Biarkan semuanya digodok oleh Pemkab Sumedang namun tetap sarana penunjangnya harus dibenahi.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Jatinangor, Ismet Suparmat mengatakan, jika KPJ dibentuk untuk mendapatkan perhatian serius ke Jatinangor dan Cimanggung. Sebab, selama ini dua kecamatan itu cukup andil untuk PAD Kabupaten Sumedang.

“Rencana sejak 2009 maka harus jadi. Dan ini akan menjadi sejarah bagi Bupati Dony dan Erwan dalam mengembangkan Jatinangor dan Cimanggung jadi perkotaan,” tandasnya. (imn). 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

News Feed