oleh

Wajib Isolasi Mandiri Dua Minggu

SUMEDANGEKSPRES.COM – Hari ini, Puskesmas Sukagalih Kecamatan Sumedang Selatan, mengagendakan swab masif. Tergetnya, sebanyak 25 orang yang berdomisili di sekitar Desa Sukagalih, Kelurahan, Cipameungpeuk, Desa Gunasari, Baginda, Cipancar dan Citengah.

Warga yang akan di-swab, mekanismenya mendaftar melalui aplikasi Pikobar. Jika disetujui, warga akan mendapatkan barcode sebagai syarat administrasi pendaftaran swab masif.

“Harapan kami, target 25 orang dapat tercapai. Yakni masyarakat umum yang memiliki kontak erat. Kemudian, tenaga kesehatan sebanyak 20 persen,” ujar Kepala UPTD Puskesmas Sukagalih Maya Rosmayati SKM MM ketika ditemui Sumeks di ruangan kerjanya kemarin.

Untuk pelaksanaan swab, tim terdiri dari dokter dibantu tenaga ATLN atau tenaga labolatorium. Kemudian ada tenaga administrasi dan juga juga terlibat dari program promosi kesehatan. (Promkes).

Maya mengatakan, warga yang sudah mendaftar swab, dua hari sebelum pelaksanaan harus WFH (work for home). Dan setelah swab atau 14 hari kemudian, harus melakukan isolasi mandiri.

“Kepada masyarakat kami mengajak supaya melaksanakan dan mendukung kegiatan ini. Tentunya, target yang berjumlah 25 orang itu tercapai,” ujar dia.

Untuk kegiatan ini, Pihaknya berkoordinasi langsung dengan pihak Kecamatan. “Pada rapat minggon juga kita sosialisasikan. bahkan, Pak Camat sendiri langsung mendaftar,” tukas dia. (ahm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed