oleh

Optimistis UMKM Bangkit Pasca-Pandemi

SUMEDANGESKPRES.COM , RANCAKALONG – Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan mengatakan, para pelaku Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM)  menjadi sektor yang paling rentan terdampak Covid 19, dari sisi permodalan dan pemasaran. 

Hal itu dibuktikan dengan anjloknya omset yang berimbas kepada pengurangan jumlah karyawan. “Yang biasanya 10 orang, sekarang hanya beberapa orang yang dipekerjakan,” katanya kepada wartawan di sela-sela kunjungannya ke Desa Cibunar Kecamatan Rancakalong, Selasa (8/9).

Sebagai pemerintah, dia tak berharap keadaan tersebut berkelanjutan, lantaran akan berdampak terhadap meningkatkan angka kemiskinan. Padahal Pemda Sumedang sendiri, tengan berupaya keras untuk menurunkan jumlah orang miskin, dengan berbagai programnya.

“Kami akan berupaya secara proaktif,  membantu kesulitan yang dihadapi para pelaku UMKM, dengan memberikan stimulus baik dari segi permodalan, bahan baku maupun alat produksi, agar mereka tetap produktif,” tuturnya.

Dikatakan, apa saja yang dibutuhkan para pelaku UMKM Desa Cibunar, pihaknya akan segera mendata dan menindaklanjutinya.

“Tadi Kades dan camat sudah menginventarisir kebutuhannya untuk diserahkan kepada kami,” ujarnya.

Dengan target, ketika pandemi usai, maka para pelaku UMKM bisa menggenjot usahanya kembali, seperti sedia kala. 

“Harapan ke depan, pemerintah lebih memperhatikan lagi pelaku UMKM di Kabupaten Sumedang,  supaya lebih maju dan bisa bersaing dengan para pelaku UMKM di daerah lainnya,” tuturnya. (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

News Feed