oleh

Bertambah, Pasien Covid Meninggal

Selain Positif, Pasien Punya Riwayat Penyakit Jantung

SUMEDANGEKSPRES.COM , TANJUNGSARI – Lagi, seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani perawatan di RSUD Sumedang, meninggal dunia, Kamis (17/9). Kali ini, seorang warga asal Desa Jatisari Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang.

Informasi yang dihimpun Sumeks, korban meninggal dibawa tim khusus Covid-19 dengan APD lengkap dari RSUD Sumedang ke Tanjungsari sekitar pukul 19.30. Korban berjenis kelamin laki-laki dan berusia 52 tahun tersebut, dikabarkan memiliki riwayat penyakit Jantung. 

“Korban langsung dimakamkan di TPU Desa/Kecamatan Tanjungsari atau di TPU Pagaden, tanpa dibawa ke rumah duka dulu. Karena memang rentan penularan, saya juga menyaksikan dari kejauhan. Peti matinya juga dibungkus plastik,” kata Dedeng S anggota Relawan Bencana Jatinangor. 

Sementara itu, menurut penuturan tetangga, korban memiliki riwayat penyakit jantung dan sering berobat ke Bandung. Namun, sejak 14 hari lalu, korban menjalani isolasi di RSUD Sumedang. 

Baca juga :
Pasien Positif Covid-19 Meninggal Lagi

Keluarga terdekat korban pun, lanjut sumber yang bisa dipertanggungjawabkan itu, sudah menjalani isolasi mandiri sejak 15 September 2020. 

Sementara itu, Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang Dr Iwa Kuswaeri membenarkan kejadian tersebut. Korban masuk ruang isolasi mandiri RSUD Sumedang pada 15 September 2020.

Pada 16 September, korban menjalani swab tes, dan hasilnya positif Covid-19. Selang sehari, tepatnya pada tanggal 17 September sekitar pukul 12.00, korban meninggal dunia. 

“Ya korban mengalami sesak nafas dan batuk. Sehari setelah di swab korban meninggal dunia dan langsung dilakukan pemulasaran jenazah sesuai protokol Covid-19,” katanya. 

Iwa menambahkan, total meninggal karena karena Covid-19 sebanyak empat orang. Dua orang asal kecamatan Paseh, satu asal Kecamatan Jatinunggal dan terakhir asal Tanjungsari. 

“Jumlah kasus konfirmasi dirawat atau diisolasi sebanyak 3 orang, satu orang dirawat, dua isolasi mandiri. Jumlah pasien sembuh dan selesai isolasi 123 orang, meninggal 4 orang dan jumlah total kasus sebanyak 130 orang,” beber Iwa.

Meski demikian, lanjut Iwa, ada satu pasien asal Sumedang Utara sudah sembuh dan diperbolehkan pulang. 

“Pengujian rapid test yang telah dilaksanakan dinas kesehatan (Dinkes) sebanyak 4.209 orang, RSUD 4.076 orang dengan jumlah 8.285 orang,” ujarnya. 

Sementara pengujian rapid test ulang oleh dinkes 109 orang, RSUD 155 orang, jumlah 264 orang dan jumlah total rapid test 8.549 orang.

“Tim gugus tugas dalam keterangan tertulisnya juga melaporkan, total spesimen PCR/SWAB oleh Dinkes 3.794 orang, RSUD 926 orang dan jumlah keseluruhan 4.720 orang,” tandasnya. (imn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

News Feed