oleh

Polisi Amankan Perusak Simbol Negara

SUMEDANGKESPRES.COM – Diduga melakukan perusakan simbol negara, seorang ibu paruh baya diamankan polisi. Ulah ibu tersebut, viral setelah tersebar luas di akun aplikasi Tik Tok.

“Semalam sudah kita amankan, kita mintai keterangan dan siang ini masih dalam proses pemeriksaan,” kata Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana saat dihubungi Sumeks melalui telepon, Rabu (16/9).

Dalam video itu, tampak tersangka sedang memotong-motong bendera merah putih dengan menggunakan gunting, menjadi beberapa bagian.

Baca juga :
Motif Robek Bendera untuk Terapi Anak Autis

Entah tujuannya apa, potongan-potongan bendera yang sudah berserakan di lantai itu, dipungutnya. Kemudian, dia melempar-lemparkan potongan  bendera itu  ke atas kepala, layaknya seorang anak kecil yang sedang kegirangan.

“Sudah tidak musim lagi, uuu… rusak bu rusak, nanti tahun depan beli lagi ya bu,” kata si ibu kepada orang yang tengah merekam aksinya itu, sambil terus mengulangi aksinya.

Informasinya, dia merupakan warga Desa Padasuka Kecamatan Sumedang Utara.

Diketahui, perusakan simbol-simbol negara, sangat bertentangan dengan Undang-undang Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara. 

Pasal 66 menyatakan, setiap orang yang merusak, merobek, menginjak-injak, membakar, atau melakukan perbuatan lain dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Bendera Negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 huruf a, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp 500.000.000. (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed