oleh

700 Berkas Tak Bisa Disidangkan

SUMEDANGESKPRES.COM – Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumedang Dede Suwarman mengatakan, sedikitnya terdapat 700 berkas gugatan  warga OTD Jatigede, atas pembayaran komplain ganti rugi, hingga saat ini tidak bisa disidangkan di pengadilan.

Pasalnya, gugatan mereka termasuk kategori gugatan sederhana. Artinya, tanah yang digugat mereka dinilai sedikit, berbeda dengan gugatan biasa yang sifatnya nya banyak.

“Namun meski demikian, mereka berharap, kasusnya bisa diselesaikan melalui gugatan sederhana atau bahkan tidak usah disidangkan. Tetapi kan ini tidak mungkin,” ujarnya kepada wartawan baru – baru ini.

Upaya mencari jalan keluar, Dede bersama warga Jatigede, sudah meminta fatwa  Mahkamah Agung (MA). “Bahkan kita juga meminta  bantuan kepada sesama anggota dewan di pusat, agar bisa membantu mendampingi mereka yang sedang bermasalah, dalam proses pengadilan,” terangnya.

Selain itu, lanjut Dede, adapun masalah lainnya adalah terkait elevasi (ketinggian suatu tempat terhadap daerah sekitarnya) yang tergenang air waduk Jatigede. 

Baca juga :
Warga OTD Tol Cisumdawu Minta Apraisal Transfaran

“Dengan bertambahnya ketinggian air, maka secara otomatis akan berambah pula daratan yang tergenang. Tapi itu sudah didata dan mudah – mudahan segera dibayarkan,” katanya.

Sementara itu, Dede juga menjelaskan terkait masalah pembebasan tanah yang dipakai pembangunan ruas jalan lingkar Jatigede.

“Jalan lingkar kegiatannya kan tahun 2015, kita sudah ada undang – undang duluan tahun 2015. Yang menurut kacamata saya, undang – undang itu harus dilaksanakan,” katanya.

Isinya diantaranya seperti sosialisasi. Setelah sosialisasi lanjut ke identifikasi masalah dan verifikasi masalah.  “Itu harus terpampang datanya sebelum apprasial turun, untuk menilai harga,” ungkapnya.

Bahkan, Dede pun berharap,  penilaian harga itu sesuai dengan taksiran. “Jangan sampai nanti tidak sesuai. Dan kalau tidak sesuai, mohon maaf, ada sanksi administrasi dan pidana,” tuturnya. (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed