oleh

Masalah OTD Jatigede Jangan Berlarut-larut

SUMEDANGESKPRES.COM – Wakil Ketua DPRD Sumedang Titus Diah mendorong permasalahan ganti rugi Orang Terkena Dampak (OTD) Jatigede segera selesai. Diketahui, ada sekitar 700 berkas yang tidak bisa disidangkan karena masuk dalam kategori gugatan sederhana.

Namun demikian, Titus menyebutkan, jika pada Juli kemarin, pihaknya telah menyampaikan kepada BBWS dan Kepala Satker, jika ada tambahan untuk 3.000 lebih berkas.

“Sehingga bisa memungkinkan yang 700 berkas ini untuk dilaksanakan secara gugatan sederhana,” ujarnya kepada Sumeks, Senin (21/9).

Baca juga :
Rumah OTD Jatigede Terbengkalai

Adapun kendala yang terjadi saat ini, lanjut Titus, harus ada verifikasi pencocokan data antara Satker dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Karena memang masih ada kuota. Tinggal dicek saja, yang 700 berkas ini apakah itu sudah terbayarkan, double data atau diluar data tersebut,” terangnya.

Oleh sebab itu, Anggota Fraksi Gerindra tersebut mendorong agar Satker, Pengadilan Negeri maupun BPN dapat segera menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Kami tidak mau permasalahan ini berlarut-larut. Jangan sampai masyarakat dipersulit,” sebut Titus. 

Sementara itu, terkait adanya sejumlah biaya yang harus dikeluarkan oleh OTD untuk proses sidang melalui gugatan biasa, Titus berharap agar segera mencari solusinya.

Baca juga :
Warga OTD Tol Cisumdawu Minta Apraisal Transfaran

Bahkan, kata Titus lagi, saat ini masyarakat masih mengantre di Pengadilan Negeri Sumedang. Walaupun pada akhirnya harus ditolak dengan alasan tidak bisa melalui gugatan sederhana.

“Kalau gugatan biasa itu kan berbayar. Jadi masyarakat keberatan. Dan walaupun yang sederhana juga berbayar, tapi itu tidak besar. Sedangkan menurut keterangan dari BBWS dan Satker Jatigede, itu ada anggaran. Salah satunya untuk sidang. Dan nanti kami akan klarifikasi itu ke pihak Satker,” tuturnya. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed