oleh

SMK YPPS Launching Teaching Factory

Kompetensi Hotel, Tata Boga dan Tata Busana

SUMEDANGEKSPRES.COM – Masa pandemi tidak menghalangi civitas SMK YPPS Sumedang melalukan aktivitas. Meski pembelajaran masih dilakukan secara online, namun ada beberapa kegiatan yang dilakukan secara tatap muka.

Salah satunya, launching Teaching Factory, Senin (21/9) lalu, di sekolah yang beralamat di jalan Angkrek No 121 Sumedang. Tentunya, kegiatan ini berlangsung dengan melaksanakan protokol kesehatan.

“Berbekal keyakinan dibarengi dengan doa serta tidak lupa menggunakan protokol kesehatan yang baik, kami memulai dengan terobosan baru mendirikan Teaching Factory. Karena kami yakin dengan kesungguhan dan keikhlasan dan tim yang solid semuanya akan berjalan dengan lancar,” ujar Kepala SMK YPPS Tetty Mujizat kepada Sumeks, kemarin.

Pada launching itu, turut hadir Ketua Yayasan Ade Hidayat SIP, Pengawas Pembina H Ahmad Yasin MPd, Ketua Komite serta para dewan guru dan Tata Usaha. 

Adapun Teaching Factory di SMK YPPS, terang Tetty, meliputi Kompetensi Hotel. Yakni, Antika Laundry dan Antika Coffe. Untuk Tata Boga, yakni fastry, rice bowl, ayam geprek, gudeg dan aneka minuman. Terakhir Tata Busana, yakni pembuatan masker, baju anak dan baju seragam.

“Teaching Factory bertujuan menumbuhkembangkan karakter dan etos kerja peserta didik berupa disiplin, tanggung jawab, jujur, kerja sama, kepemimpinan yang dibutuhkan dunia usaha dan industri, serta meningkatkan kualitas hasil pembelajaran dari hanya sekadar membekali kompetensi menuju ke pembelajaran, menuju ke pembelajaran nyata dengan bekal kemampuan memproduksi barang dan jasa. Sehingga pada akhirnya siswa bisa menjadi entrepreneur-entrepreneur yang bisa bersaing secara global,” beber Tetty.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada rekan kerja dewan guru dan TU dengan penuh kecintaan dan semangat bahu membahu membimbing serta mendampingi siswa untuk dapat mandiri di masa yang akan datang. “Semoga Allah SWT membalas semua pengorbanan bapak dan ibu semuanya,” ucap dia.

Dia berharap, ke depannya SMK YPPS menjadi sekolah percontohan kewirausahaan  bagi semua sekolah, khususnya yang ada di Sumedang, umumnya yang ada di luar Sumedang. Sehingga masyarakat semakin percaya untuk menitipkan putra-putrinya dididik di SMK YPPS Sumedang. (ahm/adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed