oleh

Camat Upayakan Cegah Stunting

SUMEDANGEKSPRES.COM , RANCAKALONG – Sebanyak dua desa di Kecamatan Rancakalong sebagian warganya memiliki anak yang terjangkit stunting. Kedua desa itu yaitu Desa Nagarawangi dan Desa Sukasirna.

Camat Rancakalong Ili mengatakan angka stunting di Kecamatan Rancakalong awal tahun 2019 itu mencapai 26 persen. Sementara, akhir tahun 2019 menurun mencapai 15 persen.

Dikatakan, sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian terhadap sesama, pemerintah Kecamatan Rancakalong dan jajarannya membantu mengatasi stunting dan perekonomian warganya.

“Bantuan yang diberikan kepada warga berupa pelatihan budidaya jamur, penanganan panen dan penanganan pasca-panen jamur serta budidaya ayam petelur,” ujar Ili kepada Sumedang Ekspres, Senin (28/9).

Dijelaskan, adapun program Rancakalong Berbagi yaitu berupa kegiatan menghimpun donasi dari masyarakat, kelembagaan tingkat Kecamatan dan Desa. Semuanya, digunakan untuk pengadaan tablet tambah darah. Di sektor warung hidup untuk mengurangi stunting dilakukan penanaman sayuran di pekarangan rumah.

“Semuanya sebagai pendorong bangkitnya kembali usaha ekonomi produktif pedesaan berbasis pengembangan potensi sumber daya lokal yang terdampak pandemi Covid-19,” tutupnya. (Cr1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed