3 Negara Latihan Paralayang di Toga dan Batudua

3 Negara Latihan Paralayang di Toga dan Batudua

LATIHAN TERBANG: Atlet Paralayang Thailand yang akan berlaga di Asian Games 2018, melakukan latihan di Kampung Toga, kemarin (19/7).(ATEP BIMO AS/SUMEKS)

PEWARTA: ATEP BIMO AS/SUMEKS

KOTA – Atlet-atlet cabang olahraga (cabor) Paralayang Asian Games 2018 dari sejumlah negara, melakukan latihan di Bukit Kampung Toga Desa Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan dan Batudua Desa Linggajaya Kecamatan Cisitu, kemarin (19/7). Atlet-atlet yang berlatih tersebut, masing-masing berasal dari Korea Utara, Malaysia dan Thailand.

Pelatih Timnas Paralayang Thailand untuk Asian Games 2018 yang berasal dari Indoneaia Andhika Munir mengatakan, Timnas Paralayang Asian Games 2019 memilih Bukit Toga sebagai tempat latihan, lantaran secara umum kondisi Bukit Toga, bagus dan praktis untuk tempat latihan. Latihan sendiri dilakukan dalam rangka persiapan dan adaptasi para atlet untuk Asian Games 2018.

“Cabor Paralayang sendiri akan digelar di Kawasan Puncak Bogor Jawa Barat,” katanya.
Untuk Cabor Paralayang, kata Munir, Thailand sendiri menargetkan medali emas pada Kelas Umum (putra dan putri). Serta pada nomor lintas alam (XC).

Sebelumnya, pilot muda andalan negeri Gajah Putih Tanapat Luingam, meraih medali emas di kejuaraan dunia Seri 3 PGAWC di Kota Batu, Jawa Timur, pada 13-15 Juli 2018 lalu.
“Untuk medali perak juga disabet atlet Thailand lainnya, Jirasak Witeetham,” tandasnya.

Sementara itu pilot senior putra Thailand Sarayut Chinpongsatorn, peraih emas nomor lintas alam Sea Games 2011 mengatakan, di ajang Asian Games 2018 ini Thailand menurunkan 10 atlet Paralayang dari berbagai nomor. Persiapan yang telah dilakukan, pun tidak menghadapi kendala yang berarti.

“Persiapan kami sudah 90 persen. Secara umum tidak ada kendala. Sangat bagus untuk akurasi dan cros country,” ujar Sarayut seperti diterjemahkan Munir.

Terpisah, atlet paralayang asal Malaysia untuk Cabor Paralayang di Asian Games 2019 Nadia mengatakan, dirinya memilih berlatih di Bukit Toga sebagai adaptasi menghadapi Asian Games. Diakui Nadia, atlet-atlet Thailand merupakan penantang paling berat.

Dia mengatakan, dari Malaysia dirinya sendiri berlatih di Bukit Toga. “Target saya ingin naik podium, namun medali apa saya belum tahu. Terpenting saya telah mempersiapkan diri dengan berlatih maksimal,” ujarnya. (atp)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.