Hujan, Sumedang Siaga Bencana

SUMEDANG – Kodim 0610 Sumedang menggelar Apel Siaga Penanggulangan Bencana di wilayah Kabupaten Sumedang, di lapangan upacara IPP Setda Kabupaten Sumedang, Rabu (8/1). Kegiatan ini dihadiri Dandim 0610/Sumedang, Bupati, Kapolres, Sekertaris Daerah, Basarnas, BPBD, Damkar dan relawan kebencanaan serta intansi terkait lainnya.

Kegiatan apel tersebut, dipimpin langsung Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir yang didampingi Dandim 0610 Sumedang Letkol ARH. Novianto Firmansyah dan Kapolres AKBP Dwi Indra Laksmana, SIK, MSi.

Bupati Dony Ahmad Munir mengatakan, ada beberapa bencana yang sering melanda kawasan Kabupaten Sumedang, di antaranya kebakaran, longsor dan banjir. “Selama Tahun 2019 ada sekitar 326 kejadian bencana dan bencana yang paling tinggi adalah kebakaran, longsor dan banjir. Itu menurut data dari BPBD Sumedang,” katanya.

Dony menambahkan dengan diadakannya apel ini, semuanya harus bisa mencegah dan mengatasi kemungkinan bencana-bencana yang terjadi. “Kita bisa mulai dari gorong-gorong yang banyak sampahnya untuk dilakukan normalisasi, dikeruk untuk mencegah longsor maupun banjir dan juga berkaitan dengan penyakit di musim hujan seperti demam berdarah misalnya,” tambahnya

Dony juga berharap, Sumedang dapat diselamatkan dari bahaya bencana dan malapetaka. “Besok (hari ini, red) kami akan rapat dengan Forkopimda, Kapolres, Dandim, Kejari, berkaitan dengan agenda yang harus segera kita musyawarahkan. Termasuk di dalamnya berkaitan dengan kesiapan menghadapi bencana, salah satu nya ada satgas terpadu dan folow up lainnya,” terangnya

Di tempat sama, Dandim 0610 Sumedang Letko ARH Novianto Firmansyah mengatakan, untuk penempatan alat berat, TNI bersama unsur yang terlibat akan melihat dulu titik-titik terjadinya bencana. Alutsista juga, kata dia, akan tetap disiapkan baik dari BPBD, Basarnas TNI maupun Polri.

“Untuk prioritas akan kita lihat di mana saja titik terjadi bencana untuk pengerahan alutsista. Sampai sekarang, alhamdulillah Sumedang tidak terjadi bencana, jadi alat masih terkonsestrasi di satuannya masing-masing,” pungkasnya. (cr1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.