oleh

Organisasi Pasang Badan bagi Jurnalis

SUMEDANGESKPRES.COM , SOREANG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kab Bandung menolak berbagai intervensi produk jurnalistik. Hal itu, berkaitan adanya pemanggilan anggota PWI oleh Bawaslu Kab Bandung, terkait pemberitaan soal Pilkada.

“Kami akan koordinasi dengan PWI Jabar dan di internal PWI Kabupaten Bandung, kita masih mempelajari apa isi dari pemanggilan tersebut. Kalau itu sebatas kewenangan dari Bawaslu, kita hormati. Tapi, kalau ada tindakan-tindakan intervensi terhadap jurnalistik, itu yang tidak kita terima. Apalagi, bila berkaitan dengan hasil produk pemberitaan seorang jurnalis, kita akan bantah,” tegas Ketua PWI Kab Bandung Rahmat Sudarmadji saat ditemui di Sekretariat PWI Kamis (8/10).

Terang dia, PWI memiliki bidang advokasi dan konsultasi, sehingga pihaknya akan menganalisa terlebih dahulu secara internal. “Jika ada indikasi tindakan intervensi, maka saya akan melakukan langkah-langkah sesuai dengan kewenangan organisasi,” ujar dia.

Misalnya, melayangkan surat keberatan ke KPU, ke Komisi Etik Pengawas Pemilu, termasuk ke Bawaslu. “Surat panggilan kepada wartawan anggota PWI sudah ada, tapi tidak ditulis pemanggilannya karena apa, hanya ada keterangan dimintai klarifikasi terkait berita,” imbuh Rahmat.

Jika sekadar menanyakan pembuat berita, kata dia, tidak apa-apa. Tapi kalau sudah mempertanyakan tentang narasumber misalnya, itu sudah masuk ke intervensi.

“Dan dikhawatirkan bisa jadi preseden buruk ke depan, setiap ada pengaduan masyarakat terkait berita, Bawaslu bisa seenaknya memanggil anggota PWI (wartawan, red) pada umumnya,” ujar rahmat.

Sampai saat ini belum sampai ke ranah hukum. Pihaknya mengimbau rekan-rekan wartawan di bulan politik ini, pasti wartawan tergusur ke dalam persoalan-persoalan politik. “Tapi saya harap semua rekan tetap ajeg dengan menjaga kode etik jurnalistik,” pintanya. (cr2/kos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed