oleh

Farah Beri Catatan Kritis UU Cipta Kerja

SUMEDANGEKSPRES.COM , JAKARTA – Di sahkannya RUU Cipta Kerja menjadi UU Cipta kerja (Omnibus law) mendapatkan catatan kritis dari Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PAN Dapil Jabar IX, Sumedang Majalengka, dan Subang Farah Putri Nahlia.

Farah menyampaikan, kontroversi terhadap UU yang disahkan oleh DPR perlu disikapi positif, sebagai bagian dari demokrasi.

“Kritik yang membangun dalam rangka korelsi terhadap materi UU yang disahkan DPR,” kata Neng Farah, kemarin.

Selain itu, Farah juga menyebutkan, bahwa Fraksi PAN menerima dengan catatan kritis.

“Saya memberikan catatan kritis ini agar kelahiran UU Ciptaker bisa membawa kemaslahatan dan kesejahteraan bagi masyarakat luas,” terangnya.

Selain memberi catatan kritis, Neng Farah juga menyampaikan beberapa benefit dan dampak positif UU ini.

“Pertama, Jaminan Korban PHK. UU ini akan melindungi pekerja korban PHK, dengan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Program ini berupa pemberian insentif uang tunai dan program pelatihan kerja bagi para korban PHK,” paparnya.

Lalu, lanjut Farah, tidak menghilangkan Hak Cuti Haid dan Hamil. Dalam UU Cipta Kerja, hak cuti haid dan hamil tidak dihapuskan.

“Cuti haid dan hamil tetap mengacu pada undang-undang ketenagakerjaan,” sebut Farah

Tak hanya itu, dengan sertifikasi Halal Gratis Buat UMKM membantu pelaku usaha UMKM dalam pengurusan sertifikasi halal yang ditanggung biayanya oleh pemerintah.

Bahkan, dalam UU Cipta Kerja tersebut juga, dalam hal mengurus Perizinan Kapal Nelayan makin mudah dengan cukup melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Tak hanya itu, tambah Farah, UU Cipta Kerja juga mampu memenuhi kebutuhan perumahan di Indonesia. UU tersebut pembangunan dan penyediaan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) akan dikebut.

“Terakhir, melalui UU ini juga akan membentuk bank tanah. Nantinya, bank tanah akan mendistribusikan tanah untuk keperluan masyarakat. Bahkan menjamin penggunaan lahan konservasi hutan yang sudah digunakan oleh masyarakat,” tuturnya. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed