oleh

Hitungan Detik Motor Raib

Aksi Pencuri Terekam CCTV Pesantren

SUMEDANGEKSPRES.COM , JATINANGOR Video komplotan pencuri sepeda motor yang terekam kamera CCTV di Ponpes Darul Fatwa di kalangan warga Desa Jatiroke Kecamatan Jatinangor viral. Pasalnya, video berdurasi 55 detik itu memperlihatkan para pencuri motor beraksi dengan cepat.

Seorang warga, Dedi Junaedi mengatakan, insiden terjadi pada Senin (12/10) sekira pukul 05.35. Saat itu, santri Ponpes Darul Fatwa sedang melaksanakan mengaji dan pintu gerbang dalam kondisi terbuka.

Diduga, lanjut dia, pelaku sudah menguntit sejak lama. Karena tahu persis kondisi sedang sepi dan gerbang sekolah terbuka.

“Warga tak curiga karena sudah pagi sehingga tidak menyangka jika komplotan pencuri itu sedang menjalankan aksinya,” kata Dedi.

Menurutnya, aksi pencurian diduga dilakukan oleh lebih dari satu orang. Sebab, pelaku bergantian melakukan aksinya.

“Yang pertama menyalakan motor, tapi balik lagi keluar, ganti orang. Orang kedua yang mengambil motor. Diduga di luar gerbang ada yang mengamati kondisi sekitar,” ujarnya.

Kapolsek Jatinangor AKP Aan Supriatna SAp membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, Unit Reskrim dan Intel sedang melakukan pengembangan dari keterangan korban dan saksi mata.

“Kita sedang mendalami itu, anggota juga langsung melakukan olah TKP dan melihat rekaman CCTV terkait ciri dan identitas pelaku,” tandasnya.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kabupaten Sumedang Warson mengatakan sebagai masyarakat mengapresiasi langkah dan upaya pihak kepolisian untuk pengembangan aksi curanmor tersebut. Pasalnya, di wilayah Jatinangor sedang marak kejadian curanmor.

Seminggu sebelumnya, kata Warson, telah terjadi kehilangan satu unit kendaraan roda empat jenis Grand Livina yang masih keluarga besar Ponpes Darul Fatwa. Sehingga, harus ada langkah kongkrit dari aparat penegak hukum dan pemerintah desa untuk melakukan patroli malam.

“Harapannya semoga pencuri segera terungkap dan masyarakat siap membantu apa yang dilakukan upaya pihak kepolisian untuk memberantas kejahatan, terutama Curanmor. Ini sekali lagi demi situasi kondusivitas dan ketentraman Jatinangor,” tandasnya. (imn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed