oleh

Monev Hari Kesrak PKK Bangga Kencana Posyandu dan Kesehatan

Pacu Semangat Pelayanan Masyarakat

SUMEDANGEKSPRES.COM , CIMALAKA – Pelaksanaan Monev Hari Kesatuan Gerak (Kesrak) PKK Bangga Kencana Posyandu dan Kesehatan digelar berbeda dengan tahun sebelumnya. Mengingat, saat ini masih berada pada kondisi wabah covid 19.

 “Bupati Sumedang beserta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumedang, memberikan me-warning serta menitipkan, dalam setiap kegiatan monev harus mematuhi protokol kesehatan,” ujar Kadis DPPKB Sumedang Ani Gestapiani SKM MAP kepada Sumeks di Desa Citimun Kecamatan Cimalaka, Kamis (15/10).

Selanjutnya, kata dia, yang lebih utama dari kegiatan tersebut, adalah hasil sebuah proses kegiatan harus dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya yang terdampak Covid 19. Seperti, dapat meningkatkan kesejahteraan, menurunkan angka kemiskinan dan menurunkan angka stunting.

“Selain menggalakkan protokol kesehatan di setiap kegiatan, Dinas DPPKB juga sedang melakukan kegiatan pencegahan stunting. Preventif untuk mencegah penambahan angka stunting,” jelasnya.

Berbagai kegiatan yang dilakukan DPPKB Sumedang, kata dia, ada pelatihan untuk para kader dan masyarakat. Contohnya, bagaimana upaya agar ibu hamil dan ibu yang mempunyai anak balita di bawah dua tahun anaknya tidak terkena stunting. Seperti, mengadakan kelas ‘Keluarga Jabar Juara’.

Ani juga berharap, khususnya kepada pasangan usia subur yang sudah masuk ke dalam ranah keluarga bisa mengambil keputusan atau langkah langkah dari dunia rumah tangganya dengan sangat matang. Serta, dengan keputusan yang sangat cerdas. “Di antaranya cukup dengan dua anak sehat bahagia dan tidak terjadi stunting,” tandasnya.

Dikatakan, DPPKB Sumedang juga memfasilitasi untuk peningkatan status dari KK miskin, versi BKKBN adalah Pra KS, menjadi KS 2. Tidak ada lagi KS1. Salah satunya dengan Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS).

“Banyak kegiatan kegiatan yang dilakukan, seperti dilihat dari produk produk unggulan di UPPKS itu yang sudah bisa dipasarkan secara online ataupun secara langsung,” terangnya.

Ani mengimbau, dalam kondisi pandemi, himbauan yang utama adalah 4 M. Itu wajib. Selanjutnya, pemanfaatan lahan pekarangan.

“Seluruh rumah yang mempunyai pekarangan ataupun tidak, harus mempunyai tanaman. Baik itu sayuran, buah buahan atau tanaman lainnya yang bisa dibuat obat obatan. Karena, hal itu akan cukup membantu,” terangya.

Sementara itu, Kepala Desa Citimun Dadan menuturkan dirinya bersyukur karena Desa Citimun diberikan kesempatan untuk ditinjau tim Monev Kesrak PKK Bangga Kencana Kesehatan dan Posyandu tahun 2020 yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim, Kepala Dinas DPPKB.

“Saya apresiasi mudah mudahan dengan monev ini banyak masukan masukan. Sehingga, kekurangan kekurangan yang ada di desa kami bisa diperbaiki,” ujarnya.

Dadan berharap semua unsur, baik PKK, Posyandu dan KB dapat menerima informasi kekurangan-kekurangan berdasarkan dari kegiatan monev.

“Kami berterima kasih yang sebesar besarnya. Mudah mudahan, Desa Citimun tidak terlalu banyak kekurangannya. Diharapkan kekurangannya sedikit. Sebab, sudah banyak yang kami laksanakan,” tukasnya.

Sementara itu, Camat Cimalaka Asep Aan Dahlan mengapresiasi kegiatan Monev Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Posyandu dan Kesehatan tahun 2020 dilaksanakan di Desa Citimun.

Ditegaskan, monev ini dilaksanakan Tim Kabupaten dengan harapan menjadi bahan pemacu semangat dan mensinergikan bagaimana kesatuan gerak PKK Bangga Kencana Posyandu dan kesehatan ini bisa benar-benar programnya dirasakan oleh masyarakat. Sehingga, apapun hasil Monev ini terhadap evaluasi pasti ada kelebihan dan kekurangannya. (adv/ahm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed