oleh

Pandemi Bukan Halangan untuk Berkarya

Siswa SMK Sukses Merakit Roda Empat

SUMEDANGEKSPRES.COM – Pandemi Covid 19 bukan suatu alasan untuk tidak berkarya. Terbukti, sejumlah siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pembanguan Indonesia (PI) Sumedang berhasil merakit kendaraan roda empat (mobil).

Kepala SMK PI Sumedang, Aprilianti Mukti mengatakan, pengerjaan mobil tersebut menghabiskan waktu tiga bulan. Dimulai sejak Juli, Agustus, September dan pertengahan Oktober mobil sudah mulai dioperasikan.

“Selama tiga bulan itu, hanya ada dua kali pertemuan dalam satu minggu. Sehari untuk materi dan seharinya lagi untuk praktik. Yang jelas, protokol kesehatan selalu dijalankan,” ujarnya.

Diakui, mobil yang dirakit itu, memanfaatkan bangkai mobil Toyota Kijang Tahun 1986, yang memang karoseri maupun mesin, dalam kondisi sangat tidak layak jalan.

Bahkan, anggaran untuk membangun sebuah kendaraan agar bisa jalan kembali itu, kurang dari Rp 4 juta.

“Kita berupaya keras mencari dana untuk mewujudkan semua itu. Alhamdulillah hasilnya sangat membanggakan,” katanya.

Mobil tersebut kini tinggal tahap penyempurnaan, karena ada beberapa bagian kelengkapan yang masih belum dipasang. Seperti kap mesin, lampu, rem tangan dan lainnya. “Ini sebuah kebanggan sekolah kami dan merupakan prestasi anak – anak didik kami,” sebutnya.

Dalam waktu dekat, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat rencananya akan berkunjung ke SMK PI Sumedang untuk meresmikan mobil rakitan pertama, karya siswa – siswanya itu.

“Mudah-mudahan ini menjadi langkah awal kami dalam mencetak lulusan-lulusan yang memiliki kompetensi di dunia industri otomotif.

Aprilianti berharap, sekolah yang berlokasi di Jalan Serma Abdul Manan Nomor 15 Kelurahan Pasanggrahan Baru Sumedang Selatan itu menjadi pilihan masyarakat Sumedang, dalam menyekolahkan putra – putrinya.

“Kami berdiri mulai Tahun Pelajaran 2017/2018. Visi kami menghasilkan lulusan yang berakhlak mulia dan mampu terserap di dunia usaha maupun dunia industri (DUDI). Kemudian, melanjutkan ke jenjang lebih tinggi atau berwira usaha,” katanya.

Sedangkan misinya, guru – guru SMK PI Sumedang mampu berperan sebagai guru agama, guru PKM maupun guru BK. Bisa menggandeng DUDI dalam meningkatkan kompetensi siswa.

Selanjutnya, kata dia, menyediakan tempat praktik dan bisnis centre merupakan target SMK PI ke depan.

“Initinya siswa – siswi kami memiliki budi pekerti luhur dan berprestasi,” katanya.

SMK PI Sumedang kini memiliki dua jurusan, yakni Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) dan Desain Permodelan Informasi Bangunan (DPIB/Arsitek). (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed