oleh

Dinkes Musnahkan Obat Kadaluarsa

SUMEDANGEKSPRES.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang memusnahkan obat-obatan kadaluarsa. Obat-obatan tersebut, berasal dari UPTD Puskesmas, UPTD Labkesda maupun UPTD Farmasi Dinas Kesehatan pada tahun 2019.

Kepala Bidang SDK Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang Eki Riswandiah menjelaskan, beberapa penyebab terjadinya obat kadaluarsa, antara lain penurunan beberapa kasus kejadian penyakit dari tahun sebelumnya. Seperti obat anti gigitan ular yang tahun sebelumnya kasus gigit ular cukup tinggi tetapi pada 2019 kasus menurun

Lalu, kata dia, obat-obat program yang diharuskan ketersediaan dalam stok tetapi tidak digunakan karena tidak ada kasus. Seperti anafilatik syok.

Penyebab lainnya, kata dia, jumlah pasien lebih sedikit dari jumlah sasaran. Misalnya, temuan kasus TB pada anak yang kurang sehingga obat TB anak tidak terpakai. Lalu, lanjut dia, perubahan kebijakan program nasional seperti vaksin campak yang tidak digunakan lagi dan berganti dengan vaksin measles rubella/ MR.

Ada lagi, pandemi Covid 19 yang menyebabkan beberapa obat tidak terdistribusi. Seperti tablet tambah darah yang diperuntukkan bagi remaja putri, menurunnya kunjungan pasien ke UPTD Puskesmas dan lain lain.

“Mempertimbangkan hal tersebut,serta sesuai dengan rencana kegiatan seksi kefarmasian dan alat kesehatan pada Bidang Sumber Daya Kesehatan pada tahun 2020 akan melakukan kegiatan ‘Penghapusan Obat Kadaluarsa di Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang Tahun Anggaran 2020’,” jelasnya.

Dijelaskan, tujuan utamanya adalah meningkatnya mutu pelayanan kefarmasian di UPTD Puskesmas dan UPTD Farmasi Dinas Kesehatan. Sementara, untuk tujuan khusus adalah dapat terlaksananya tata kelola obat kadaluarsa yang baik dan benar di UPTD Puskesmas dan UPTD Farmasi Dinas Kesehatan. Kemudian, terlaksananya kegiatan penghapusan obat kadaluarsa di Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang tahun 2020 sesuai standar yang ditentukan. (uya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed