oleh

Waspada Informasi Hoax Pilkada

SUMEDANGEKSPRES.COM , BANDUNG – Dewan Penasehat DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung H Obar Sobarna menjalin silaturahmi dengan para mantan kepala desa (kades) di Kabupaten Bandung.

Pertemuan silaturahmi antara mantan Bupati Bandung dengan para tokoh desa, itu dilangsungkan di sebuah vila, Jalan Cijapati Kecamatan Cikancung Kabupaten Bandung, baru-baru ini.

Pertemuan itu, Obar mengajak para mantan kades memiliki kepedulian membantu masyarakat luas, khususnya kaum milenial yang belum memiliki kartu identitas (e-KTP).

“Pemilih milenial harus ada NIK atau KTP. NIK salah satu syarat untuk mendapatkan hak pilih bagi para milenial. Kita wajib membantu mereka,” kata Obar.

Ia juga mengingatkan kepada para mantan kepala desa, harus hati-hati terhadap berita bohong atau hoak. “Jangan terpengaruh. Jangan sampai kita terpengaruh adu domba,” ucapnya.

Menurut dia, pentingnya melibatkan para mantan kepala desa dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, karena mereka lebih dekat dengan masyarakat sekitar. “Sehingga saya percaya kalau penjaringan organisasi, mantan kades lebih baik di banding saya yang hanya mantan kepala daerah,” ujarnya.

Obar berharap kepada para mantan kepala desa harus lebih baik dari sebelum menjadi kades. “Baik dalam segala sektor. Saya berharap kepada para mantan kades untuk selalu bersama dengan semua elemen,” katanya.

Ia menyampaikan hal itu bagian dari upaya memberikan pembekalan kepada mantan kades yang memiliki kejiwaan Golkar.

Obar juga turut mengungkapkan terkait pencalonan Hj. Kurnia Agustina sebagai calon Bupati Bandung berpasangan dengan Wakilnya, H Usman Sayogi.

“Karena didorong kaum emak emak, Teh Nia maju sebagai calon Bupati Bandung. Selain atas aspirasi, juga untuk mempertahankan Partai Golkar,” katanya.

“Karena tidak mau Golkar hancur, saya memberikan dukungan kepada Teh Nia jadi Bupati Bandung. Atas dasar dukungan keluarga, golongan dan masyarakat Kabupaten Bandung. Saya umumkan Teh Nia jadi nyalon,” imbuhnya.

Dikatakannya, kepemimpinan Bupati saat ini, banyak prestasi dan pembangunan yang sukses dibangun. Di antaranya pembangunan stadion Si Jalak Harupat. “Dulu hanya berstandar nasional. Sekarang sudah standar internasional, karena pengembangan dan fasilitasnya bertambah,” katanya.

“Itu salah satu bukti kesuksesan kepemimpinan Bupati Dadang M Naser, karena masa saya hanya sekian persennya saja. Termasuk, saya mencita-citakan punya jalan tol. Alhamdulillah selama kepemimpinan bupati yang sekarang, bisa terwujud,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan adanya peningkatan dalam pembangunan karena memiliki dasar inovasi dan kepedulian.
“Bupati baru harus lebih bagus, kalau mobilnya sama. Saya bersama bupati sekarang malu kalau pembangunan sama dengan masa sekarang. Oleh karena itu, saat Teh Nia jadi harus lebih baik dari masa saya dan bupati sekarang,” tuturnya.

Dikatakannya, dengan raihan 12 kursi di legislatif (DPRD Kabupaten Bandung), merupakan bukti kebesaran Golkar. “Hal itu sukses didapat, karena adanya peran dan bantuan para mantan kepala desa dan masyarakat,” katanya.

Oleh karena itu, ia mengimbau untuk memperkuat kebersamaan untuk meraih kemenangan dan memenangkan paslon bupati dari Partai Golkar dan masih aktif sebagai kader Golkar. (cr2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

News Feed