oleh

Khawatir Mental Anak Terganggu

Pemerintah sebaiknya buka KBM di Sekolah

SUMEDANGEKSPRES.COM , KOTA – Setelah sekitar 8 bulan tidak bersekolah akibat Covid-19, sejumlah orang tua siswa mengaku khawatir dengan mental dari buah hatinya.

Salah seorang orang tua siswa asal Lingkungan Angkrek Rt 01 Rw 02, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara Maman, mengatakan, jika dirinya khawatir akan perkembangan psikologi sang anak.

“Saya khawatir bisa menganggu psikologi terhadap anak meskipun pembelajaran tetap dilaksanakan di rumah. Karena belajar dirumah jauh berbeda dengan belajar di sekolah,” ujarnya kepada Sumeks.

Maman juga menyampaikan, orang tua yang biasa mengajari anaknya setiap hari, belum tentu hasilnya akan lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran dari guru. Bahkan, yang menjadi beban lagi adalah mereka harus rela membeli kuota internet yang jumlahnya tidak sedikit.

“Itu pun kalau digunakan untuk belajar. Tapi lebih banyak digunakan untuk bermain game. Apalagi saat ini ditambah harus memunuhi kebutuhan keluarga,” terangnya.

Oleh sebab itu, Maman berharap agar pemerintah segera membuka dan menormalkan kembali proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah.

“Saya berharap agar anak bisa masuk sekolah lagi, walaupun satu minggu sekali. Ini untuk menjaga mental terhadap anak. Kan yang terpenting protokol kesehatan tetap dijaga,” tuturnya. (uya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed