oleh

Madara, Bangun Saung Budaya

SUMEDANGEKSPRES.COM , DARMARAJA – Masyarakat Adat Darmaraja (Madara) membangun percontohan bangunan bermotif adat di Blok Batununggul Desa Sukaratu Kecamatan Darmaraja. Kini, Madara sudah membangun satu unit ‘Saung Bale’ berukuran 8 x 8 meter dan sebuah ‘Tajug’.

Salah satu tokoh adat, Hadi Barkah menyebutkan dibangunnya Saung Bale tersebut sebagai sarana penunjang bagi para petani dan nelayan yang masih aktif mencari nafkah di besisir Waduk Jatigede. Atau, sebagai wadah atau tempat berinteraksi warga yang multifungsi.

Namun, kata Hadi lebih jauhnya bangunan tersebut sebagai contoh bangunan adat yang harus dilestarikan.

“Konsepnya seperti ‘Bale Adat’ terbuat dari bahan bambu dan dikerjakan secara gotong royong. Sebenarnya, kami ingin bangunan ini percontohan saja. Selanjutnya bangunan juga bisa digunakan oleh warga untuk berkumpul atau apapun kegiatannya,” ujar Hadi kepada Sumeks, belum lama ini.

Dia menuturkan, kedepannya ada keinginan membangun kembali bangunan bangunan bermotifkan adat. Agar menjadi daya tarik dan menjadi wisata berbasis budaya.

Dikatakan, keberadaan saung bale nantinya bisa menjadi edukasi sejarah. Mengingat, Sumedang kaya akan sejarah.

“Dalam waktu dekat kami juga akan membangun ‘Leuit’ (gudang padi), pancuran (MCK) serta bangunan -bangunan lainnya tapi berbahan bambu,” tukasnya. (eri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed