oleh

Jumlah Karyawan PDAM Masih Bengkak

KOTA – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumedang Warson menanggapi terkait kondisi gemuknya jumlah karyawan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sumedang.

Hal tersebut akan menjadi tantangan bagi Direktur PDAM Sumedang RD Taufik yang baru saja secara resmi dilantik oleh Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir di Gedung Negara, Selasa (3/11).

Warson mengatakan, dalam melaksanakan etos kerja yang maksimal, PDAM harus bisa memberikan pelayanan prima.

“Jangan sampai ada keluhan dari masyarakat. Segera lakukan recovery atau pemulihan-pemulihan,” ujarnya kepada Sumeks.

Selain itu, Warson melihat kondisi dilematis yang dihadapi PDAM dalam mengatasi overload di dalam manajemen.

“Ini jadi dilema. Satu sisi akan menimbulkan pengangguran baru, satu sisi lagi akan jadi manajemen yang berat untuk memulihkan devisit,” terangnya.

Idealnya, lanjut Warson, dengan jumlah Sambungan Langganan (SL) di Kabupaten Sumedang yang mencapai sekitar 35 ribu, cukup dengan hanya 300 karyawan.

“Sekarang malah diangka 500 karyawan. Dan ini bagaimana harus dipertahankan,” sebut Warson.

Sementara itu, Warson menyebutkan jika PDAM akan menerima kucuran dana dari pemerintah berupa penyertaan modal sebanyak Rp 3 miliar.
Oleh sebab itu, Komisi II berharap, agar PDAM dapat melakukan manajemen yang benar. Dan bagaimana menciptakan inovasi terhadap usaha PDAM sehingga karyawan yang banyak dapat tetap termanfaatkan.

“Yang pertama direktur harus tegas, lakukan inovasi dan mencari sumber air yang mumpuni untuk membuka SL. Saya kira itu solusinya,” tuturnya. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed