oleh

SMK Bhakti Nusantara Sumedang Mencanangkan Program Pengembangan Sekolah Dengan Berbasis Soft Skill

Ditengah-tengah Pandemi covid 19 SMK Bhakti Nusantara Sumedang tidak menyurutkan aktivitasnya dalam berkreasi dan berinovasi dalam pendidikan, kali ini smk bhakti nusantara  Sumedang lagi merancang Program Pengembangan Sekolah (PPS) dengan menerapkan  pembelajaran berbasis soft skill untuk meningkatkan keterserapan  lulusan kelas KKY di Industri, sementara waktu kami terapkan program ini kepada anak-anak kami yang berada di kelas kusus yamaha Kompetensi  Jurusan TBSM di kelas XI dan XII. Penerapan pembelajaran tersebut diawali dengan melaksankan Webiner “kemahiran berkomunikasi”yang merupakan  bagian utama dari soft skill yang harus dimiliki lulusan SMK dalam memasuki dunia kerja setelah mereka lulus.  Webiner ini dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 17 November 2020 sampai 18 November 2020 dengan nara sumber dari IDUKA dalam hal ini dari PT.YAMAHA INDONESIA MFG  DDS II yang merupakan mitra industri kami, serta dari akademisi para pakar komunikasi dari Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta, sebagai edukasi kepada peserta didik berkaitan dengan pentingnya kemahiran berkomunikasi dalam menghadapi dunia kerja. Dalam implementasi program pengembangan sekolah (PPS) ini siswa-siswi secara colaboratifmembuat sebuah proyek promotial video dan direct promotion videodengan bimbingan secara virtual dari PIC nya lewat story board yang diberikan.

Program ini berawal dari program Direktorat Kemitraan dan peneyelarasan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI)dengan meluncurkan program peningkatan kapabilitas manajerial Kepala SMK berbasis industri tahun 2020. dimanaKementerian Pendidikan dan Kebudayaan berkomitmen untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi khususnya SMK di Indonesia melalui kemitraan strategis dengan dunia usaha dan dunia industri. Kemitraan strategis sebagaimana tersebut akan dapat terwujud jika SMK memiliki tata kelola yang baik dengan dipimpin kepala sekolah yang memiliki kemampuan mumpuni. Untuk mendukung hal tersebut Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi memprogramkan peningkatan kapabilitas manajerial Kepala SMK berbasis industri, agar Kepala SMK memiliki kemampuan tata kelola yang baik melalui entrepreneur leadership sehingga mampu mewujudkan tujuan SMK dalam menghasilkan lulusan SMK yang memiliki karakter kuat untuk bekerja dan berwirausaha.

SMK Bhakti Nusantara terpilih dari sekian  ribu smk yang tersebar di Indonesia untuk mengikuti diklat manajerial kepala SMK berbasis Industri , yang di awali dari asesmentyang dilakukan oleh Fakultas psikologi  Universitas Gajah Mada (UGM) tanggal 4 September 2020, berlanjut ke diklat  yang diselenggarakan oleh Rig CrossComm Binus University selama 62 hari yang dimulai dari tanggal 1 oktober sampai 2 desember 2020 dengan mendapatkan pelatihan secara daring maupun luring. Lebih Lanjut  jajang mengatakan mengutip dari dirjen pendidikan vokasi Pa Wikan Sakarinto bahwa  pemilihan Kepala SMK berdasarkan alasan SMK bukan hanya ada sekolah tetapi ada industri berskala mini dalam unit pendidikan. Keberadaan industri mini ini menjadi cara paling praktis bagi para guru melatih para siswa sebelum bergabung dengan industri. Menurut Pa Wikan, kegiatan ini wujud mempersiapkan sekolah yang mandiri dalam menghadapi tantangan dunia industri. Pa Wikan menyatakan bahwa keberhasilan SMK sangat ditentukan oleh pemimpin sekolah (Kepala Sekolah).

Kepala sekolah memiliki peranan penting agar sekolah tidak tertinggal dan jadi trend setter perubahan.  Diharapkan Kepala Sekolah perlu memiliki mental sebagai CEO (Chief Executive Officer) agar  SMK tidak tertinggal dan mampu  menghasilkan lulusan yang siap mandiri yang selalu menemukan solusi dan opportunity dalam memajukan Indonesia.

Terima kasih saya ucapkan kepada Direktorat MiTRAS DUDI dan terkhusus BINUS University Yang sudah memberi kesempatan kepada kami dalam mengikuti DIKLAT Manajerial Kepala Sekolah Berbasis Industri walaupun masih ada waktu yang tersisa yang harus kami tempuh sampai 2 Des 2020.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed