oleh

Penggondol Uang Rp31 Juta Ditangkap Pelaku Suami Korban

CIMANGGUNG – Pelaku pencurian uang senilai Rp31 juta berikut Handphone (Hp) dan beberapa surat perhiasan yang terjadi di Dusun Pamatang, RT 1 RW 9, Desa Sawahdadap, Kecamatan Cimanggung, berhasil ditangkap, Kamis (28/7). Tak lain, pelakunya adalah suami korban sendiri, Supriyanto (37).

Tak butuh waktu lama, kurang dari 24 jam, Polisi berhasil meringkus pelaku di kediamanya. “Modus pencurian yang dilakukan suaminya itu karena merasa sakit hati.Sebab selama berumah tangga diakui suaminya istrinya tidak terbuka soal keuangan,” kata Kapolsek Cimanggung, Kompol M.A Taufan TS, SH melalui Panit I Reskrim Sektor Cimanggung, IPDA Agus Embar kepada Sumeks di kantornya, kemarin.

Sebelum kasus pencurian itu terungkap, kata Embar, suami berikut istrinya sempat pergi menemui orang pintar untuk meminta petunjuk kalau harta benda miliknya itu siapa yang mencurinya.

“Suaminya sempat meyakinkan istrinya agar berangkat ke orang pintar untuk mencari petunjuk siapa yang mencuri uangnya. Akhirnya mereka berdua sama-sama berangkat ke orang pintar. Meskipun ada petunjuk dari orang pintar tetapi suaminya hanya terdiam saja,” terang Embar menirukan cerita suami korban setelah mengakui perbuatanya ke polisi.

Setelah diberikan penjelasan oleh petugas kepolisian kepada pelaku yang juga suaminya itu, akhirnya, pelaku mengakui semua perbuatanya bahwa dirinyalah yang mencuri uang istrinya. Uang sebanyak Rp 31 juta disimpan di dua bank berbeda.

“Sedangkan surat-surat emas, BPJS dan KTP diakui pelaku dibakar, dan uang disimpan di bank BRI dan BCA,” jelasnya.

Dikatakan embar, Supriyanto sebenarnya bukan seorang pengangguran tetapi memiliki penghasilan sebagai penjual kain di sekitar Kampung Warung Lahang, Nagrog Cicalengka.
“Tetapi istrinya selalu mengelak di depan suaminya kalau setiap barang yang dibeli istrinya bukan uang dari suaminya tetapi hasil dari pada jerih payahnya. Akibat persoalan itu sehingga suaminya nekad mencuri uang milik istrinya yang disimpan dilemari baju,” jelasnya.

Meskipun begitu, atas kejadian tersebut polisi tetap menahan tersangka dengan menerapkan pasal 367 KUHap tentang pencurian dalam keluarga dengan ancaman hukuman kurang dari lima tahun.
Sebelumnya diberitakan, Enok Mulyati warga Dusun Pamatang, RT 1 RW 9, Desa Sawahdadap, Kecamatan Cimanggung mengaku kehilangan uang sebanyak Rp31 juta berikut kartu berharga dan surat-surat emas. Kasus pencurian yang sempat menghebokan itu menurunkan tim khusus dari Direktorat Samapta Polda Jabar (K9) dengan menurunkan anjing pelacak serta teknologi (melacak sinyal hp yang hilang). (kos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed