Masa Muda, Masa Pencarian Jatidiri

Masa Muda, Masa Pencarian Jatidiri

FOTO : SONI WIDINA MODEL : Dilla Novita Rahma (Siswi SMAN 2 Sumedang)

Peliput/Editor: soni widina/iaman nurman

BERBICARA seputar anak muda. memang ngak pernah habis-habisnya. Soalnya zaman muda atau unyu-unyu itu zaman pencarian jati diri sob. Bahkan nih, zaman anak muda dahulu dengan anak muda zamn sekarang, ya pastinya berbeda dari segala aspek kehidupannya.

Sudah kita ketahui, pergaulan anak muda zaman sekarang itu terasa kental dengan nuansa western atau kebarat-baratan sob. Ada hal positif yang mereka lakukan, namun lebih booming hal yang negatif di kalangan anak muda saat ini. Betul kan sob?

Saat ini para ABG sedang melewati masa sibuk-sibuknya pencarian jati diri. Sibuk melihat, mengamati, bahkan mengambil pelajaran dari segala aspek pengalaman hidup yang dijalaninya. Mulai dari cara berpakaian, berbahasa, cara berpikir yang sekiranya cocok untuk dirinya. Mau jadi apa aku hari ini? Apa aku mau menjadi anak alim, anak gaul, anak yang rajin, atau aku akan tetap terus seperti ini atau berubah? Masing-masing sobat pasti sering memikirkannya kan?

Yang menjadi beban buat ABG adalah persaingan kepribadian antar teman-temannya, ya gak sobat? Contohnya antara anak yang rajin dengan nk gaul yang happy-happy yang jarang di rumah. Memang sih sob, hal untuk memilih dalam kehidupan merupakan hal yang wajar-wajar saja. Namun ketika melihat orang yang rajin belajar atau sebaliknya yang tanpa beban dengan kewajiban seorang pelajar alias yang happy itu kadang suka bingung juga kan soalnya kita suka kena pengaruh juga ingin seperti dia. Betul kan sobat pernah ngerasian seperti itu?

Dilla Novita Rahma teman kita yang satu ini punya pengalamami delima ingin seperti apa? Nah untuk lebih jelasnya kita simak aja yuk! Menurutnya apa yang dipikirkan masih menjadi delima adalah mencari jati diri. Soalnya dari sekian banyak teman-teman aku semuanya macam-macam dalam memperlihatkan kepribadinnya, tapi sih pada umumnya teman-teman aku kreatif.

”Terkadamg sih aku juga ingin bergabung dengan mereka baik dengan rajin atau pun dengan teman yang memiliki kepribadian bebas tanpa beban. Masalahnya kita berteman dengan teman yang rajin dan alim kita suka di cemoohin juga,” katanya.

Apalagi kita memilih dengan teman yang gaul. Jadi seolah-olah harus memilih. Tapi untuk sekarang ini cewek yang hobi jalan ini hanya memilih jalan terbaik saja.

“Dengan mengambil positifnya dari cara kepribadian teman-teman aku sampai aku menemukan jati diri aku sendiri yang sesunggunya,” pungkasnya. (wid)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.