61.000 Bidang Tanah Jadi Target PTSL

61.000 Bidang Tanah Jadi Target PTSL

FOTO BERSAMA: Bupati Sumedang H Eka Setiawan berfoto bersama jajaran Badan Pertahanan Nasional (BPN) di Gedung Negara, kemarin. (ASEP HERDIANA/SUMEKS)

PEWARTA: ASEP HERDIANA/SUMEKS

KOTA – Sebanyak 61.000 bidang tanah di Kabupaten Sumedang menjadi target Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2018.
Ke 61.000 bidang tanah itu tersebar di 22 kecamatan dan 78 desa yang ada di Kabupaten Sumedang.

Hal itu disampaikan Bupati Sumedang H Eka Setiawan saat membuka Sosialisasi PTSL tahun anggaran 2018 yang diselenggarakan oleh Badan Pertahanan Nasional (BPN) di Gedung Negara, Rabu (24/1)..

Menurut Eka, program PTSL merupakan program strategis nasional yang sangat penting. Pasalnya, sertifikat yang akan diberikan merupakan surat berharga yang memiliki kepastian hukum menyangkut kepemilikan.

Dikatakan, keberhasilan program PTSL tergantung dari peran Forkopimka serta peran para kepala desa atau lurah. Terutama, dalam proses atau tahap persiapannya.

“Sampai tahun 2025 yang akan datang, tanah-tanah yang tidak bersertifikat di Sumedang akan didaftarkan dan diselesaikan oleh BPN. Saya atas nama pemerintah Kabupaten Sumedang mengucapkan banyak terima kasih kepada BPN yang telah membentuk tim dan melakukan persiapan-persiapan dilapangan untuk melayani masyarakat dalam mensertifikatkan tanah mereka,’’ ujar Eka, kemarin.

Sementara itu, Kepala BPN Yoyon Sonjaya SH MH mengatakan berdasarkan Peraturan Menteri Agraria Tata Ruang /BPN No.12 Tahun 2017, PTSL pertama kali dilakukan secara serentak bagi semua obyek pendaftaran tanah di seluruh wilayah Republik Indonesia dalam satu wilayah desa/kelurahan. Meliputi pengumpulan dan penetapan kebenaran data fisik dan data yuridis mengenai satu atau beberapa obyek Pendaftaran Tanah untuk keperluan pendaftarannya.

“Cakupan objek PTSL adalah seluruh bidang tanah yang belum terdaftar maupun tanah terdaftar. Baik tanah aset pemerintah, tanah BUMN/BUMD, tanah desa, tanah negara, tanah masyarakat hukum adat, tanah objek landreform, tanah transmigrasi serta bidang tanah lainnya,” papar Yoyon.

Dijelaskan Yoyon, di tahun 2017 yang lalu, BPN telah menyelenggarakan kegiatan PTSL dengan target 10.800 bidang. Semuanya meliputi 13 desa yang ada di enam kecamatan di Kabupaten Sumedang.

Menurutnya, sampai tahun 2018 data di kantor BPN Sumedang menunjukan bahwa dari 849.000 bidang tanah, terdapat sebanyak 214.459 bidang tanah yang terdaftar. Serta, 634.541 bidang merupakan tanah yang belum terdaftar.

“Kami memulai kegiatan ini dengan diawali persiapan berupa pengumpulan data calon lokasi PTSL. Kemudian, melaksanakan sosialisasi, perencanaan tenaga, membentuk panitia, menetapkan lokasi, kemudian melaksanakan penyuluhan,’’ tutupnya.(her)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.