oleh

Sehari, Omzet Togel Ratusan Juta

KOTA – Sejumlah warga Kabupaten Sumedang mengaku resah terkait maraknya aksi judi toto gelap (Togel) di beberapa wilayah di Kabupaten Sumedang. Beberapa titik yang diduga menjadi titik aktivitas terkait judi togel tersebut, seperti di Kecamatan Cimalaka, Sumedang Kota, dan Tanjungsari.

Adapun di Sumedang Kota seperti daerah Panyingkiran, Cipameungpeuk, dan Alun-alun Sumedang. Meski saat ini transaksi togel tidak seterbuka dulu. Sekarang pengepul judi togel lebih rapih dan tertutup.

Bahkan, para bandar atau pengepul juga terkesan memilih-milih dalam melayani pemasang atau pelanggan. Hal itu diceritakan oleh salah seorang pembeli togel, sebut saja Kus (55) yang berprofesi sebagai tukang Becak di seputaran Taman Endog.

Ia mengatakan, para bandar tidak akan melayani orang asing yang belum dikenal dan sangat tertutup. Mereka, lanjut Kus, hanya akan melayani orang yang sudah dikenal saja dan dikenalkan oleh para pelanggan sebelumnya.

“Jadi kalau ada orang yang belum kenal mau masang, mereka tidak akan melayani. Harus lewat orang yang sudah masang dulu baru mereka mau. Lokasinya di pasar ada, Panyingkiran, Cipameungpuk juga ada katanya,” terangnya saat diwawancara Sumeks, Rabu (28/9).

Selain itu, ia menjelasakan untuk metode transaksinya saat ini sudah tidak menggunakan tulisan untuk merekap. Sebab semuanya melalui sms. Jika ingin memasang, dia tinggal sms ke nomor tertentu, beserta nomor togel serta nominal yang akan dipasang. Sejurus kemudian nanti uang akan diambil oleh kolektor. Begitupun dengan nomor atau angka yang keluar juga diumumkan lewat sms.

“Jadi pasangnya lewat sms aja sebagai bukti transaksinya. Nanti kalau uang suka ada yang ngambil sore, janjian. Misalnya untuk taruhan Rp1.000 dengan dua angka. Jika tebakan benar, mendapat uang Rp60 ribu,” katanya.

Sementara itu, menurut data yang dihimpun Sumeks dari salah seorang bandar dalam semalam bisa mengumpulkan uang judi Rp600 ribu. Dan mendapat keuntungan dua puluh persen dari setiap omzet perharinya.

“Bandar itu atau pengumpul dapat 20 persen saja dari setiap malam,” ujar sumber yang tak mau dikorankan namanya.

Bahkan, menurut sumber tersebut, ada sekitar 10 pengepul judi togel. Bayangkan, jika satu pengepul bisa mengumpulkan omzet Rp600 ribu semalam, maka jika ada 10 pengepul maka jumlahnya Rp6 juta semalam.

Tak hanya itu, jika dikalikan satu bulan, maka jumlah atau omzet judi togel bisa mencapai Rp180 juta sebulan. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed